BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi
Dream - Vaksinasi di era pandemi saat ini memegang peranan sangat penting sebagai salah satu upaya pencegahan. Sehingga, vaksinasi rutin perlu dijalankan untuk menunjang sistem imun pada tubuh dan menciptakan herd immunity.
Meski saat ini pandemi masih berlangsung bukan berarti vaksinasi rutin nasional terhenti dan seluruhnya dialihkan ke vaksinasi Covid-19. Namun demikian, pandemi sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap jadwal vaksinasi lain yang juga penting.
" Kondisi pandemi turut berpengaruh terhadap jadwal dan tata cara pelayanan imunisasi baik di Posyandu, Puskesmas, rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan lainnya," ujar Ketua Umum Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI), dr. Iris Rengganis.
Berdasarkan rekomendasi WHO, vaksinasi dapat menyelamatkan jutaan nyawa. Vaksinasi secara luas diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling sukses dan hemat biaya di dunia.
Iris menjelaskan sejak 2000 vaksinasi untuk mencegah penyakit menular telah menyelamatkan 37 juta jiwa di negara berpendapatan rendah dan menengah. Pengendalian penyakit menular melalui vaksinasi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan angka harapan hidup menjadi 15-25 tahun.
Pihaknya berkomitmen untuk memajukan dan mengembangkan pengetahuan di bidang alergi-imunologi untuk kepentingan kesehatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Juga berkolaborasi dengan Sanofi Pasteur untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya vaksinasi.
" Kami juga mengedukasi masyarakat di platform digital Kenapa Harus Vaksin, dan berbagai webinar untuk tenaga ahli kesehatan mengenai pentingnya, vaksinasi flu dan vaksinasi lain selama pandemi Covid-19," kata Country Lead Sanofi Indonesia & GM Sanofi Pasteur Indonesia, Joselito Del Mundo
Vaksin telah menjadi salah satu kisah sukses terbesar dalam kesehatan masyarakat. Melalui penggunaan vaksin, sejumlah penyakit menular seperti cacar dan virus polio liar bisa diberantas.
Hasilnya jumlah orang yang mengalami dampak buruk dari penyakit menular yang dapat dicegah seperti campak, difteri, dan batuk rejan menurun drastis.
" Selama pandemi Covid-19, WHO merekomendasikan vaksinasi influenza untuk populasi rentan seperti tenaga kesehatan, lansia, anak kecil, ibu hamil, dan mereka yang mengalami kondisi medis kronis tertentu," terang Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Immunologi RS Cipto Mangunkusumo, Prof. Samsuridjal Djauzi.
Samsuridjal mengatakan tak hanya vaksin flu, sangat penting untuk masyarakat agar tidak melupakan pentingnya pemberian vaksin rutin lain untuk dewasa, seperti Hepatitis A, Hepatitis B, Meningitis, Tdap dan PCV.
Selain itu, saat ini masih banyaknya para orangtua yang khawatir untuk memberikan imunisasi bagi anaknya ditengah pandemi Covid-19. Padahal imunisasi dasar penting bagi bayi dan anak sampai umur 18 bulan guna untuk melindungi dari berbagai penyakit berbahaya lain.
Reporter : Radhika Nada
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
