Penyesalan William & Harry Tutup Telepon Terakhir Putri Diana

Reporter : Ratih Wulan
Rabu, 26 Juli 2017 12:01
Penyesalan William & Harry Tutup Telepon Terakhir Putri Diana
Mereka menyesali, kejadian 20 silam yang memilih untuk menutup telepon ibunya dan memilih untuk....

Dream - Penyesalan. Itulah yang dirasakan oleh The Duke of Cambridge, Pangeran William dan adiknya, Pangeran Harry saat mengenang kematian ibu mereka, Putri Diana pada 20 tahun yang lalu.

Bagaimana tidak? Keduanya sedang melakukan pembicaraan telepon dengan Putri Diana namun harus terpotong di tengah-tengah karena mereka terlalu sibuk bermain dengan sepupu-sepupunya.

Pangeran William dan Pangeran Harry mengungkapkan penyesalan yang mendalam karena pembicaraan terakhir dengan ibu mereka itu jadi panggilan telepon yang berakhir sangat singkat.

Tidak hanya menyesal, keduanya merasa kehilangan dan syok menghadapi kematian yang terlalu cepat dari Putri Diana yang saat itu berusia 36 tahun.

" Dia adalah ibu terbaik yang selalu membawa angin segar untuk semua yang dia lakukan," kata Pangeran Harry yang saat itu masih berusia 12 tahun.

Sementara Pangeran William yang berusia 15 tahun saat Putri Diana meninggal, menggambarkan berita tentang kematian ibunya seolah-olah sebuah 'gempa yang melanda rumah'.

1 dari 2 halaman

Tumbuh Tanpa Kasih Sayang Ibu

Saudaranya mengungkapkan bahwa Harry menangis hanya dua kali saat kematian ibunya. Yang pertama saat pemakaman Putri Diana di Althorp, yang merupakan rumah leluhurnya. " Ssejak itu mungkin ada sekali lagi. Jadi, ada banyak kesedihan yang masih perlu dikeluarkan."

Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada tanggal 31 Agustus 1997. Pada hari dia terbunuh, Pangeran William menggambarkan bagaimana adik dan sepupu-sepupunya meluangkan waktu yang menyenangkan di Balmoral, tempat tinggal pribadi Ratu Elizabeth di Skotlandia.

" Harry dan aku sangat ingin mengatakan 'selamat tinggal', 'sampai jumpa nanti' dan 'kita akan pergi'. Seandainya aku tahu apa yang akan terjadi, aku tidak akan merasa bosan bicara dengan ibu. Tapi perbincangan singkat di telepon itu selalu tertanam dalam pikiranku," katanya.

Sementara itu Pangeran Harry mengatakan dia tumbuh besar dengan pikiran bahwa tidak punya ibu adalah sesuatu yang normal saat itu.

Dia merasa heran dengan rasa kehilangan yang diperlihatkan masyarakat terhadap ibunya.

" Bagaimana mungkin orang-orang yang tidak pernah bertemu dengan wanita ini, ibu saya, bisa menangis dan memperlihatkan emosi yang lebih dalam dari perasaan saya sendiri?"  

2 dari 2 halaman

Sembuhkan Luka

Pangeran Harry menggambarkan Putri Diana sebagai ibu yang mencurahkan seluruh kasih sayang kepada anaknya, dengan pesan 'kalian boleh nakal semau kalian, asal jangan sampai ketahuan'.

Sementara Pangeran William mengungkapkan jika sang ibu turun tangan sendiri dalam mendidik anak-anaknya dan menyiapkan segala keperluan mereka.

" Dia mempersiapkan keperluan kami semuanya sendiri dengan sebaik-baiknya, seolah-olah sudah tahu apa yang akan terjadi," kata Pangeran William.

Suami Kate Middleton itu mengaku senantiasa menceritakan kisah-kisah Nenek Diana kepada anak-anaknya, George dan Charlotte, agar kenangan tentang ibunya selalu hidup.

Berbicara secara terbuka tentang Putri Diana awalnya adalah sesuatu yang berat bagi dua bersaudara itu.

Tapi demi proses penyembuhan duka dan penyesalan mendalam, akhirnya Pangeran William dan Pangeran Harry bersedia menceritakannya kepada media.

" 20 tahun telah berlalu, Harry dan saya merasa inilah waktu yang tepat untuk mengungkapkan sedikit lebih banyak tentang ibu kami," kata Pangeran William.

Dikutip dari The Guardian, Kisah dua bersaudara itu akan tayang di ITV pada Senin 24 Juli waktu setempat dalam sebuah film dokumenter berjudul Diana, Our Mother: Her Life and Legacy.

(Sah/Sumber: Theguardian)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-