Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ferdy Sambo Jalani Sidang Kode Etik (YouTube Polri)
Dream - Irjen Ferdy Sambo pertama kali tampil ke publik setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Dia terlihat menghadiri sidang kode etik di Gedung Mabes Polri, Jakarta.
Mantan Kepala Divisi Propam Polri itu terlihat tenang saat menjalani sidang yang dimulai pikul 09.30 WIB, Kamis 25 Agustus 2022. Ferdy Sambo terlihat mengenakan seragam lengkap dengan dua bintang di pundaknya.
Ferdy Sambo di kursi yang berada di tengah ruang sidang. Sementara di depannya, duduk tiga jenderal yang menangani sidang yang digelar secara tertutup tersebut.

Tiga jenderal yang menangani sidang ini yakni Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri, sebagai ketua, serta anggota sidang komisi yakni Irwasum, Kadiv Propam, dan Gubernur PTIK.

Irjen Ferdy Sambo disebut menjadi otakpembunuhan Brigadir J. Dia dituding sebagai perencana penembakan di rumah dinasnya, di Duren Tiga, pada 8 Juli 2022.

Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, telah menyandang status sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56.
Meski begitu, Putri belum ditahan karena sakit dan izin selama tujuh hari. Sedangkan Ferdy Sambo sudah ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Dream - Satu per satu fakta kasus penembakan Brigadir pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diotaki Irjen Ferdy Sambo akhirnya terungkap.
Skenario kematian Brigadir J yang telah disusun Ferdy Sambo kini pecah berkeping-keping. Tak hanya publik, Ferdy Sambo juga sampai hati membohongi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ferdy Sambo mengaku tak terlibat penembakan Brigadir J.
Pasca melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo diketahui langsung melapor kepada Sigit. Hal ini terungkap saat rapat Kapolri bersama Komisi III DPR, Rabu 24 Agustus 2022.
Awalnya, Anggota Komisi III DPR Benny K Harman bertanya apakah Ferdy Sambo Kapolri setelah penembakan Brigadir J. Jenderal Sigit mengakui, usai penembakan itu, Ferdy Sambo mendatanginya.
" Kami didatangi Ferdy Sambo. Saat itu saya tanya, kamu bukan pelakunya? Saya akan ungkap kasus ini sesuai fakta. Memang saat itu menyampaikan pada kami peristiwa skenario Duren Tiga," ujar Sigit.
Dalam pertemuan itu, Sambo persis mengatakan seperti rekayasa yang dirancang awal. Setelah itu, Sigit membentuk Tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut. Sejumlah fakta pun berhasil dibongkar oleh Timsus.
" Kita buktikan bahwa yang bersangkutan kita proses. Kami dapatkan CCTV, menggambarkan peristiwa yang terjadi di Duren Tiga."
" Cerita awal Yosua atau Brigadir J sudah meninggal saat Ferdy Sambo datang. Di CCTV tersebut Yoshua masih hidup," katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab cecaran anggota Komisi III DPR terkait motif Ferdy Sambo membubuh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dia menegaskan motif pembunuhan baru bisa dipastikan setelah memeriksa istri Ferdy Sambo, Putri Candrtawathi.
" Sehingga saat ini kami sampaikan bahwa motif ini dipicu adanya laporan dari ibu PC terkait dengan masalah-masalah yang terkait masalah kesusilaan," kata Jenderal Listyo Sigit dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Rabu 24 Agustus 2022.
Meski demikian, Listyo Sigit belum memastikan masalah kesusilaan yang memicu pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022. Motif itu baru bisa dipastikan setelah pemeriksaan Putri Candrawathi paad Kamis atau Jumat pekan ini.
" Jadi mungkin ini juga untuk menjawab bahwa isunya antara pelecehan atau perselingkuhan, ini sedang kami dalami," tambah Listyo Sigit.
Dia memastikan tidak ada isu lain di luar masalah asusila dalam motif pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo. " Ini tentunya akan kami pastikan setelah pemeriksaan terakhir," tutur mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu.
" Jadi ini mungkin bisa mendapat gambaran lebih jelas bahwa saudara Ferdy Sambo terpicu amarah dan emosinya pada saat saudari PC melaporkan terkait dengan adanya peristiwa yang terkait masalah kesusilaan yang terjadi di Magelang," tambah Sigit.
Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab cecaran anggota Komisi III DPR terkait motif Ferdy Sambo membubuh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dia menegaskan motif pembunuhan baru bisa dipastikan setelah memeriksa istri Ferdy Sambo, Putri Candrtawathi.
" Sehingga saat ini kami sampaikan bahwa motif ini dipicu adanya laporan dari ibu PC terkait dengan masalah-masalah yang terkait masalah kesusilaan," kata Jenderal Listyo Sigit dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Rabu 24 Agustus 2022.
Meski demikian, Listyo Sigit belum memastikan masalah kesusilaan yang memicu pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022. Motif itu baru bisa dipastikan setelah pemeriksaan Putri Candrawathi paad Kamis atau Jumat pekan ini.
" Jadi mungkin ini juga untuk menjawab bahwa isunya antara pelecehan atau perselingkuhan, ini sedang kami dalami," tambah Listyo Sigit.
Dia memastikan tidak ada isu lain di luar masalah asusila dalam motif pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo. " Ini tentunya akan kami pastikan setelah pemeriksaan terakhir," tutur mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu.
" Jadi ini mungkin bisa mendapat gambaran lebih jelas bahwa saudara Ferdy Sambo terpicu amarah dan emosinya pada saat saudari PC melaporkan terkait dengan adanya peristiwa yang terkait masalah kesusilaan yang terjadi di Magelang," tambah Sigit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya