Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petinju Ukraina, Amina Bulakh Tewas Karena Tak Menyadari Datangnya Kereta (Foto: Metro.co.uk)
Dream - Seorang petinju muda meninggal dunia saat melintasi jalur kereta api. Diduga petinju bernama Amina Bulakh, (18 tahun) tak menyadari kereta api sedang melintas karena sedang mengenakan headphone dan menjelajahi ponsel cerdasnya.
Petinju perempuan Ukraina itu sempat berusaha menghindari kereta, namun tertabrak dan terluka parah.
Dilaporkan Metro.co.uk, Amina tertabrak saat hendak pergi ke apotek di desa Tarasivka di wilayah Kyiv. Headphone tersebut mengaburkan kebisingan kereta Kyiv ke Fastov.
Para saksi mata mengatakan, Amina menggunakan ponselnya saat berjalan perlahan dan sepertinya tidak menyadari bahaya.
Polisi Ukraina membuat investigasi kriminal ke dalam kematiannya.
Sementara itu, Federasi Tinju Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan, " Keadaan tragis telah merenggut nyawa anggota tim perempuan muda Ukraina, Amina Bulakh."
Pada September 2019, Amina memenangkan medali perunggu di kejuaraan tinju remaja Eropa di Bulgaria.
Dream - Seorang kondektur kereta harus kehilangan kakinya. Tetapi, dia berhasil menyelamatkan hidup wanita yang hampir tertabrak ular besi yang dikendalikannya.
Xu Qiankai, 29 tahun, sedang mengemudikan kereta di pinggiran kota Chongqing pada Kamis sore pekan lalu. Dia melihat seorang wanita tua menyeberang jalur kereta tepat di depannya.
Xu segera menarik tuas rem darurat dan membunyikan bel. Bukannya menyingkir, wanita itu malah diam di tempat karena panik.
Menyadari wanita itu akan tertabrak, Xu lalu melompat dari keretanya dan berlari cepat ke posisi wanita tua tersebut dengan kereta bergemuruh di belakangnya.
Xu berhasil mendorong wanita itu keluar rel. Sayangnya, Xu tidak punya cukup waktu menyelamatkan diri sehingga kaki kanannya terlindas kereta.
Xu lalu dilarikan ke rumah sakit dan dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki kanannya hingga bagian lutut.
Sebuah adegan mengerikan telah dilakukan oleh seorang pahlawan. " Meskipun saya kehilangan kaki, saya menyelamatkan nyawa," ujar Xu kepada Chongqing Evening News.
" Jika saya mengalaminya lagi, saya akan melakukan hal yang sama," kata dia saat diwawancarai dalam keadaan terbaring di dipan rumah sakit.
Wanita yang diselamatkan Xu itu kemudian datang menjenguk Xu di rumah sakit. Dia sampai bersujud untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Xu.
Dilaporkan, wanita berusia 68 tahun itu menderita gangguan pendengaran. Meski demikian, dia tidak melupakan tanda peringatan saat menyeberang jalur kereta.
Sumber: Shanghaiist
Dream - Artis yang baru berhijab Olla Ramlan mengalami musibah. Mobil miliknya ditabrak driver taksi online. Kejadian yang dialami Olla ini diceritakan sang asisten Olla, Mini Saputri, dalam akun instagram @mini_saputri.
" Jadi kemarin pergi ke Grand Indonesia untuk menemani ibu Olla Ramlan syuting di sana. Dan tepat di bundaran HI terjadi insiden, mobil ditabrak sama pengendara Grab," kata mini Saputri.
Ternyata, kata Mini, driver taksi online itu cukup bertanggung jawab. Dia tidak kabur saat menabrak mobil Olla Ramlan.
" Alhamdulillah belum sempat diminta pertanggung jawaban, si pengendara Grab langsung bertanggung jawab, berapapun biaya yang dikeluarkan. Singkat cerita dia menyerahkan KTP dan uang Rp200 ribu karena pada saat itu, dia hanya cuma pegang segitu dan berjanji mencicil kekurangan," katanya.
Namun tak disangka, Olla justru merasa iba melihat driver taksi online itu. Olla mengembalikan uang jaminan si driver. Tak cuma itu, Olla malah memberikan uang untuk driver itu.
" Ibu Olla sangat bijaksana memanggil pengendara Grab, bukan meminta pertanggung jawaban. Malah mengembalikan uang dan KTP. Istimewanya ibu memberikan bonus sejumlah uang kepada mas nya, karena sudah jujur mengakui kesalahannya," beber Mini.
Dream - Suster Mini, asisten pribadi Olla Ramlan menceritakan kisahnya selama empat tahun bekerja bersama majikan. Selama bekerja dengan Olla, Mini mengaku mendapatkan seperangkat berlian dari ibu tiga anak itu.
" (Dapat) Seperangkat perhiasan," kata Suster Mini, dikutip Dream dari program Brownis Trans TV, akhir pekan lalu. Suster Mini pun tidak menduga sang majikan memberikan berlian mewah.
" Kaget banget, enggak nyangka. Dateng gitu, kan, saya pikir nganterin saja gitu. Ternyata dibelikan," cerita Suster Mini.

Olla kemudian memberikan alasan memberikan berlian dan hadiah lainnya untuk para asistennya. Ternyata Olla ingin berbagi rezeki kepada mereka.
" Ngasih perhiasan, ajak umroh juga beberapa kali alhamdulillah. Sebenarnya itu bonus saja kalau kita ada rezeki kenapa tidak. Paling dekat sama kita, sekalian keluarga, orang-orang yang jagain kita di rumah, baby sitter, asisten udah lama sama kita," tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya