Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pasangan Pemulung Asal Solo Ini Harus Menerima Kenyataan Bahwa Anak Yang Ditunggu Selama 15 Tahun Meninggal Dunia Akibat Tabrak Lari (Foto:Instagram @gerryprayudi)
Dream - Menanti kehadiran sang buah hati memang jadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Sembilan bulan mengandung menjadi saat-saat berharga, apalagi jika bayi itu sudah dinantikan sekian lama.
Itu pula yang dirasakan pasangan pemulung asal Solo, Pak Duri dan Bu Munipah. Namun semua kebahagiaan suami-istri ini seketika musnah karena sebuah kecelakaan tabrak lari yang mereka alami. Bayi yang mereka nantikan tak selamat.
Kisah pilu pasangan ini diunggah ke Instagram oleh akun @gerryprayudi. Sang pengunggah menceritakan kronologi kejadian dan kondisi terbaru Pak Duri dan Bu Munipah.

Kejadiaan memilukan yang dialami keduanya terjadi sekitar pukul empat subuh. Saat itu mereka sedang melewati Jalan Piere Tendean, Nusukan, Solo.
Pak Duri yang sedang membawa becak, dan Bu Munipah yang mendorong sepeda tiba-tiba saja ditabrak oleh sebuah mobil hitam dari belakang.
Sontak Pak Duri terpental jauh hingga becak miliknya hancur lebur berserakan bersama sampah yang dikumpulkannya. Sedangkan Bu Munipah terseret sejauh lima meter dan menyebabkan kepalanya terluka hingga membutuhkan pertolongan segera.
Beruntung warga sekitar langsung membawa keduanya ke Rumah Sakit terdekat. Pak Duri mengalami cedera kaki, sedangkan sang istri harus dirawat karena cedera kepala yang cukup berat.
Kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa bayi kembar yang dikandung Bu Munipah. Keduanya sangat sedih , apalagi mereka sudah menunggu-nunggu kehadiran buah hati selama lebih dari 15 tahun lamanya.

Setelah kisahnya viral, banyak bantuan yang mulai masuk untuk keluarga pemulung tersebut. Mereka kini bisa hidup lebih layak di sebuah kontrakan.
Terkait kondisi Bu Munipah, ia juga berangsur membaik setelah rutin kontrol ke puskesmas terdekat. Namun dirinya masih kerap mengigau dan sedih mengingat dirinya harus kehilangan anak kembar yang ditunggunya selama 15 tahun belakangan.
" Kondisi Bu Munipah sudah baik dan stabil namun mungkin kedepannya tidak bisa memulung lagi," ujar Gerry.
Dirinya juga mengharapkan sang pelaku untuk segera ditemukan dan diadili atas segala perbuatan merugikan yang dilakukannya.
" Semoga pelaku membaca ini karena sudah 3 Minggu pelaku bebas berkeliaran. Saya yakin masih ada keadilan di negara hukum kita tercinta ini," tambahnya dalam keterangan video.
Video berdurasi 4 menit 14 detik tersebut dibanjiri simpati warganet yang menyaksikannya. Mereka mendoakan kondisi kedua pasangan pemulung itu, bahkan beberapa berniat menyalurkan bantuan untuk meringankan beban yang dialami Pak Duri dan istrinya.
" Menanti anak 15 tahun..sudah mau lahiran, ditabrak bayi kembar meninggal. YaAllah. Semoga diberi ketabahan ya bu. Semoga lekas membaik," komentar @sandanganoemah.
" ya allah aku nangis gak berenti....semoga si bapak dan si ibu terutama mas gerry di lindungi oleh allah di berikan pahala dan surga..... amin," @wa.wa_dini.
" Semoga Pak Duri dan Bu Munipah mendapatkan hadiah terbaik dari Tuhan, semoga ada hikmah dibalik ini semua," harap @husnul_pn.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya