Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PM Turki Ahmet Davutoglu (saudigazette.com.sa)
Dream - Keinginan Turki untuk kembali menerapkan konstitusi Islam menemui ganjalan. Perdana Menteri Turki Ahmed Davutoglu menegaskan rancangan konstitusi baru Turki tetap akan menjamin keberadaan sekularisme.
Pernyataan ini muncul di tengah ramainya polemik di Turki terkait rencana penggunaan hukum Islam sebagai konstitusi baru di sana.
" Sekulerisme akan termaktub dalam rancangan konstitusi baru yang tengah kami susun yang menjamin kebebasan agama dan keyakinan rakyat dan menjamin negara berada pada jarak yang sama pada semua kelompok keyakinan," kata Davutoglu.
Dia mengatakan karakter demokratik dan sekuler dari Turki seharusnya tidaklah diperdebatkan. Ini lantaran karakter tersebut sudah ada sejak Turki dipimpin oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) sejak 2002.
Ketua Parlemen Ismail Kahraman mengatakan negara itu harus memiliki konstitusi agama. Pernyataan ini muncul di tengah gelombang dugaan pemerintahan AKP berusaha mengislamkan negara yang secara tradisional menganut paham sekuler tersebut.
Dugaan tersebut menuai protes dengan sejumlah orang menggelar demonstrasi di Ankara dan Istanbul. Para demonstran terlibat bentrok dengan polisi dan mereka coba dibubarkan dengan tembakan gas air mata.
Komentar Kahraman juga mendapat kecaman dari internal partainya. Pernyataan tersebut dinilai oleh sebagian pengurus partai merupakan pendapat pribadi.
Sumber: saudigazette.com.sa
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya