Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Potret Gagah Perkasa Ali Sadikin, Pernah Tampar Pengusaha Hingga Tentara

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 3 Maret 2021 13:03
Potret Gagah Perkasa Ali Sadikin, Pernah Tampar Pengusaha Hingga Tentara
Sosoknya yang begitu berwibawa dan tegas, membuat Bung Karno memercayai Ali Sadikin untuk membenahi ibu Kota.

Dream - Sosok Ali Sadikin, mantan Gubernur Jakarta era Presiden Soekarno dikenal tegas dan keras kepala. Ia pun juga disebut ringan tangan terhadap mereka yang main-main saat melakukan pekerjaannya.

Sosoknya yang begitu berwibawa dan tegas, membuat Bung Karno memercayai Ali Sadikin untuk membenahi ibu Kota.

Penasaran dengan potret berwibawa Ali Sadikin? Melansir dari akun Instagram @perfectlifeid, Rabu 3 Maret 2021, berikut ulasannya.

1 dari 4 halaman

Tegas dan Berwibawa

Ali Sadikin pernah menjabat sebagai Gubernur Jakarta era Presiden Soekarno. Semasa menjabat, ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan keras kepala.

Ia pun tak segan bermain tangan pada pada pekerja yang bermain-main. Sifat inilah yang membuat Bung Karno memercayai ibu kota ditangan Ali Sadikin.

Tak hanya sifatnya, mantan Gubernur satu ini juga dikenal sebagai sosok pria yang gagah dan berwibawa. Terbukti dari salah satu foto dirinya saat menghadiri acara pelantikan anggota Dewan Kesenian Jakarta tahun 1971-1972.

Ali Sadikin

" Potret Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada saat acara pelantikan anggota Dewan Kesenian Jakarta 1971-1972. ???? Dewan Kesenian Jakarta," tulis akun Instagram @perfectlifeid.

2 dari 4 halaman

Banjir Pujian

Unggahan foto Ali Sadikin hingga kini masih meninggalkan decak kagum dari masyarakat. Banyak dari netizen yang merasa takjub dengan ketampanan serta kegagahan Ali Sadikin.

" Wih..keren dan gagah juga pak Ali ????," tulis akun dion.pahlevi.

" ternyata Ali Sadikin tuh ganteng ya, macam artis," tulis akun adiwiranatakusumah.

" Gila ganteng ya baru ini liat," tulis akun restyzainul.

" Bang Ali, gagah berwibawa ????," tulis akun hamdan.dadan.1975.

" Gubernur rasa aktor Hollywood, luar biasa ????," tulis akun widiidah.

 

3 dari 4 halaman

Pernah Menampar Pengusaha

Dalam menjalankan tugasnya, Ali Sadikin tak segan-segan untuk memarahi mereka yang main-main. Bahkan, Ali Sadikin juga pernah menampar seorang pengusaha.

Alkisah, Bang Ali meninjau sebuah proyek dan ternyata pembangunan macet lantaran kontraktor terlambat memasok semen. Rupanya direktur perusahaan itu melanggar kontrak di mana harusnya dia mengirim semen langsung dari pabriknya, bukan dari grosir atau tangan ketiga.

Bang Ali lantas meminta agar direktur perusahaan pemasok semen itu dipanggil. Pada panggilan pertama dan kedua, direktur itu mangkir. Baru pada panggilan ketiga sang direktur hadir, siapa sangka orangnya ternyata masih muda.

Bang Ali kemudian bertanya kenapa sampai terlambat, jawabannya justru berbelit-belit dan tidak jelas. Bang Ali pun naik pitam. Plak! Dia menampar direktur itu. Tidak cukup sekali, Bang Ali menamparnya hingga tiga kali.

" Saya marah sekali, saya tempeleng dia tiga kali. Barulah dia berjanji akan segera memenuhi kontraknya. Benar juga, pada hari berikutnya kiriman semen sudah masuk ke proyek," kata Bang Ali. Demikian ditulis dalam memoar Bang Ali karya Ramadhan KH.

4 dari 4 halaman

Tak Segan Tampar Tentara

Tak hanya pengusaha, Ali Sadikin juga pernah menampar seorang anggota tentara.

Ceritanya, Ali kesal dengan sopir yang membawa truk seenaknya di jalur cepat Jalan By Pass (sekarang Jl Ahmad Yani), Jakarta Utara. Gerah dengan ulah sopir itu, Bang Ali yang dalam perjalanan menuju upacara di Menteng Wadas, memerintahkan sopirnya untuk mengejar truk tersebut.

Setelah sempat menolak berhenti, sopir tersebut akhirnya meminggirkan truknya di pinggir jalan. Dengan setengah berteriak, Bang Ali menyuruh sopir truk itu turun.

" Truk siapa ini?" tanya Bang Ali.

" Truk ALRI Pak," jawab sang sopir.

Setelah bertanya-tanya sebentar, Bang Ali langsung menampar sang sopir itu. Telapak tangan Bang Ali tepat mendarat di pipi anggota militer itu.

" Kalau bawa muatan berat, apa boleh jalan di tengah?," tanya Bang Ali. Sebelum sopir menjawab, satu tamparan lagi mengenai pipinya.

" Jadi ABRI jangan sembarangan!," kata Bang Ali lagi, sebelum naik ke kendaraannya.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar