Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ali Sadikin (Foto: Merdeka.com/repro Buku Bang Ali Demi Jakarta 1966-1977)
Dream - Sosok Ali Sadikin, mantan Gubernur Jakarta era Presiden Soekarno dikenal tegas dan keras kepala. Ia pun juga disebut ringan tangan terhadap mereka yang main-main saat melakukan pekerjaannya.
Sosoknya yang begitu berwibawa dan tegas, membuat Bung Karno memercayai Ali Sadikin untuk membenahi ibu Kota.
Penasaran dengan potret berwibawa Ali Sadikin? Melansir dari akun Instagram @perfectlifeid, Rabu 3 Maret 2021, berikut ulasannya.
Ali Sadikin pernah menjabat sebagai Gubernur Jakarta era Presiden Soekarno. Semasa menjabat, ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan keras kepala.
Ia pun tak segan bermain tangan pada pada pekerja yang bermain-main. Sifat inilah yang membuat Bung Karno memercayai ibu kota ditangan Ali Sadikin.
Tak hanya sifatnya, mantan Gubernur satu ini juga dikenal sebagai sosok pria yang gagah dan berwibawa. Terbukti dari salah satu foto dirinya saat menghadiri acara pelantikan anggota Dewan Kesenian Jakarta tahun 1971-1972.

" Potret Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada saat acara pelantikan anggota Dewan Kesenian Jakarta 1971-1972. ???? Dewan Kesenian Jakarta," tulis akun Instagram @perfectlifeid.
Unggahan foto Ali Sadikin hingga kini masih meninggalkan decak kagum dari masyarakat. Banyak dari netizen yang merasa takjub dengan ketampanan serta kegagahan Ali Sadikin.
" Wih..keren dan gagah juga pak Ali ????," tulis akun dion.pahlevi.
" ternyata Ali Sadikin tuh ganteng ya, macam artis," tulis akun adiwiranatakusumah.
" Gila ganteng ya baru ini liat," tulis akun restyzainul.
" Bang Ali, gagah berwibawa ????," tulis akun hamdan.dadan.1975.
" Gubernur rasa aktor Hollywood, luar biasa ????," tulis akun widiidah.
Dalam menjalankan tugasnya, Ali Sadikin tak segan-segan untuk memarahi mereka yang main-main. Bahkan, Ali Sadikin juga pernah menampar seorang pengusaha.
Alkisah, Bang Ali meninjau sebuah proyek dan ternyata pembangunan macet lantaran kontraktor terlambat memasok semen. Rupanya direktur perusahaan itu melanggar kontrak di mana harusnya dia mengirim semen langsung dari pabriknya, bukan dari grosir atau tangan ketiga.
Bang Ali lantas meminta agar direktur perusahaan pemasok semen itu dipanggil. Pada panggilan pertama dan kedua, direktur itu mangkir. Baru pada panggilan ketiga sang direktur hadir, siapa sangka orangnya ternyata masih muda.
Bang Ali kemudian bertanya kenapa sampai terlambat, jawabannya justru berbelit-belit dan tidak jelas. Bang Ali pun naik pitam. Plak! Dia menampar direktur itu. Tidak cukup sekali, Bang Ali menamparnya hingga tiga kali.
" Saya marah sekali, saya tempeleng dia tiga kali. Barulah dia berjanji akan segera memenuhi kontraknya. Benar juga, pada hari berikutnya kiriman semen sudah masuk ke proyek," kata Bang Ali. Demikian ditulis dalam memoar Bang Ali karya Ramadhan KH.
Tak hanya pengusaha, Ali Sadikin juga pernah menampar seorang anggota tentara.
Ceritanya, Ali kesal dengan sopir yang membawa truk seenaknya di jalur cepat Jalan By Pass (sekarang Jl Ahmad Yani), Jakarta Utara. Gerah dengan ulah sopir itu, Bang Ali yang dalam perjalanan menuju upacara di Menteng Wadas, memerintahkan sopirnya untuk mengejar truk tersebut.
Setelah sempat menolak berhenti, sopir tersebut akhirnya meminggirkan truknya di pinggir jalan. Dengan setengah berteriak, Bang Ali menyuruh sopir truk itu turun.
" Truk siapa ini?" tanya Bang Ali.
" Truk ALRI Pak," jawab sang sopir.
Setelah bertanya-tanya sebentar, Bang Ali langsung menampar sang sopir itu. Telapak tangan Bang Ali tepat mendarat di pipi anggota militer itu.
" Kalau bawa muatan berat, apa boleh jalan di tengah?," tanya Bang Ali. Sebelum sopir menjawab, satu tamparan lagi mengenai pipinya.
" Jadi ABRI jangan sembarangan!," kata Bang Ali lagi, sebelum naik ke kendaraannya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya