Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Potret Rumah Warga Jakarta Berdempetan Di Gang Sempit
Dream - Seiring dengan pembangunan Kota Jakarta, maka semakin banyak orang datang dari berbagai daerah untuk mengadu nasib di ibu kota.
Hal ini tentu saja menimbulkan berbagai masalah. Selain lapangan pekerjaan, masalah yang dihadapi ibu kota adalah pemukiman penduduk.
Karenanya di Jakarta kita tidak hanya melihat yang indah-indah saja seperti gedung-gedung pencakar langit yang megah.
Tapi di belakang itu semua terdapat rumah penduduk kelas bawah yang saling berhimpitan di dalam gang-gang yang sempit.
Gang sempit ini menjadi tempat bernaung para pendatang yang terus berjuang untuk bertahan hidup di kerasnya kehidupan Jakarta.
Di lingkungan yang terbatas inilah, semua orang dari berbagai latar belakang hidup berdampingan dan berhimpitan.
Seperti yang digambarkan dalam video yang diunggah akun TikTok @rayazievlog. Video ini memperlihatkan kehidupan sehari-hari warga Jakarta Pusat di sekitar Jalan Kwista yang masuk dalam wilayah Kecamatan Johar Baru.
Begitu masuk gang sempit itu, tampak rumah-rumah berdempetan di sebelah kanan gang. Sementara di sebelah kiri gang terdapat sebuah sungai.

Gang ini begitu sempit sehingga hampir tidak bisa dilewati kendaraan roda dua. Jalan di gang itu hanya bisa digunakan untuk jalan kaki saja.

Tampak warga di dalam gang itu melakukan aktivitasnya. Ada yang tidur di kursi panjang yang diletakkan di emperan rumah. Ada juga yang duduk bersantai sambil bermain HP di depan pagar pembatas sungai.

Melihat dari bangunan yang ada di gang sempit itu, rata-rata terdiri dari dua lantai. Lebar tiap rumahnya hanya 3 sampai 4 meter saja.

Tidak bisa dibayangkan betapa sempit dan sesak rumah-rumah berdempetan di gang sempit tersebut. Namun dari wajah-wajah penduduknya, mereka tampak tidak tertekan dengan sempitnya gang dan rumah.

Karena rumahnya berdempetan dan ukurannya kecil-kecil, maka sudah dipastikan tidak memiliki pagar. Rumah-rumah langsung menghadap jalan gang sempit dan sungai di sebelahnya.
Sayangnya, video tersebut tidak memperlihatkan adanya fasilitas umum untuk mencuci atau buang hajat. Tak terlihatnya fasilitas umum ini menjadi tantangan bagi warga yang tinggal di sini.
Padahal, di sepanjang gang sempit di Jakarta Pusat ini terlihat baju-baju milik warga yang dijemur di depan rumah atau di pagar pembatas sungai.

Tidak hanya baju, warga di gang sempit Jakarta ini juga menumpuk berbagai barang dalam karung besar yang diduga adalah barang dagangan mereka.

Video penampakan gang sempit di Jakarta ini pun viral dan mengundang berbagai komentar dari netizen.
Sebagian merasa bersyukur tetap tinggal di daerah mereka karena bisa hidup tenang di rumah yang luas dan nyaman.
" Jakarta keras bro."
" Bersyukur aku tinggal di desa dg segala ke asriannya."
" Waktu merantau gw pernah ketempat beginian di jakarta, gangnya sempit bngt dan baru sadar di jkrt tak seindah apa yg gw ketahui di TV."
" Wah gak jd lah ke jkt 🤣. Kena mental duluan."
Sumber: TikTok
@rayazievlog Inilah Jakarta Yang Sesungguhnya guys#gangsempit #jakarta #fyp #fypシ #jakartakeras #jakartapusat #jakartacity ♬ suara asli - DjizPanyalaichannel
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya