Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Prank Bakar Sofa, Remaja 16 Tahun Tewas Terbakar (Asia One)
Dream - Bagi para remaja, bersenda gurau bersama teman-teman adalah hal yang wajar dan biasa dilakukan saat sedang berkumpul demi menambah keseruan.
Namun, beberapa candaan terkadang melebihi batas wajar dan tak jarang memakan korban. Seperti yang dialami seorang remaja asal Malaysia berikut ini.
Dilansir Asia One, kejadian berlokasi di toilet yang sudah lama tak terpakai, sekitar 30 kilometer barat laut Kuala Lumpur di Bandar Puncak Alam.
Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor, Norazam Khamis, mengatakan, korban bernama Damin Kansol tengah tertidur di sofa yang ada di depan toilet sementara dua temannya sedang bermain game mobile di dalamnya.
Salah satu dari mereka menyalakan api di bawah sofa sebagai lelucon, namun api semakin besar dan asap mulai memenuhi toilet. Kedua teman Damin berhasil melarikan diri dari toilet, tetapi Damin tak dapat menyelamatkan diri.
" Damin terbangun dan dalam keadaan setengah sadar tidak sengaja berlari ke dalam," kata Norazam.
Ia mengatakan, petugas pemadam kebakaran menemukan jasad korban yang hangus setelah memadamkan api. " Jenazahnya diserahkan ke polisi untuk tindakan lebih lanjut," kata kepala pemadam kebakaran Selangor.
Prank berlebihan lainnya yang juga memakan korban pernah terjadi pada tahun 2020. Saat itu sedang viral sebuah tantangan yang disebut sebagai Skullbreaker Challenge di TikTok.
Beberapa pemuda harus dibawa ke rumah sakit dengan cedera kepala serius setelah mereka dijebak oleh orang-orang untuk membuat konten tersebut.
Kejadian lainnya terjadi pada Juli 2017, di mana seorang balita berusia 2 tahun tewas di China setelah teman bermainnya yang berusia lebih tua darinya dengan sengaja meninggalkannya sendirian di lift.
Investigasi kemudian menunjukkan bahwa balita bernama Lily tersebut terjatuh di lantai 18 karena tidak adanya pelindung kaca.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam