Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelaku Menaiki Kap Mobil Ridho (Foto: Instagram @ridholaksamana)
Dream - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menguungkapkan pria yang viral marah-marah dan naik ke kap mobil di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 15 April 2019 ternyata bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
" Pelaku namanya ON berusia 35 tahun. Pelaku adalah PNS," ujar Argo, Selasa,16 April 2019.
Argo berujar, ON saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.
" (ON PNS) di Kementerian Ketenagakerjaan," ucap dia.
Kasus ini bermula ketika ON yang mengendarai mobil Toyota Fortuner tidak terima karena jalurnya terhalangi oleh mobil Honda Brio milik Minanda.
" Saya kebetulan di jalur lambat (jalur satu) tiba-tiba ada mobil (Fortuner) mau nyalip dari arah bahu jalan sebelah kiri menuju jalur satu," ucap Minanda.
Pelaku kemudian marah-marah, namun oleh Minanda dan suaminya tidak digubris. Diduga karena tidak digubris, ON semakin marah dan naik ke kap mobil Minanda, selain itu, ON juga sempat memukul kaca mobil Honda Brio itu.
Dream - Senin pagi, 15 April 2019 menjadi hari tak mengenakkan bagi pasangan suami istri Ridho Laksamana dan Minanda Pulungan. Jalan Tol Pancoran yang padat membuat kemacetan lalu lintas.
Tetapi, kemacetan itu berujung pada penyerangan seorang lelaki berkemeja putih. Lelaki itu marah-marah dan menaiki kap mobil milik Ridho.
" Kebetulan saya di jalur 1 (jalur pelan). Kemudian ngelihat di depan ada mobil lagi ditilang karena jalan di bahu jalan," kata Ridho bercerita di akun Facebooknya.
Tak seberapa lama, sebuah mobil Toyota Fortuner menyalip dari arah bahu jalan ke jalur satu. " Saya hadang karena posisi juga lagi macet, dengan harapan polisi di depan melihat," ucap dia.
Berdasarkan keterangan Minanda, pengendara itu mendapat peringatan dari polisi. Tapi, tak berlangsung lama.
" Mobil itu sudah maju lagi lalu ngejar mobil saya dari belakang. Dia memepet mobil saya, menyiram air ke mobil saya dari botol Tupperware, dan menyuruh suami saya membuka kaca mobil," kata Minanda.

Tapi, permintaan pengemudi Fortuner itu diabaikan Ridho. Pengendara Fortuner itu marah dan mulai melakukan kekerasan ke mobil pasangan itu.
" Pengerusakan adalah naik ke atas mobil dan menendang, dan juga memukul kaca bagian sisi kanan pengendara," kata dia.
Berdasarkan informasi, pengendara Fortuner itu sudah diamankan oleh polisi.
Minanda dan Ridho juga telah memberikan keterangannya ke Polda Metro Jaya.
Saat dikonfirmasi, Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya, Kompol Nasir, mengaku belum mendapatkan laporan kejadian itu. Dia mempersilakan warga merasa dirugikan melapor.
" Kalau itu korban mau lapor silakan di Polres ataupun Polsek, itu pidana umum, bukan undang-undang lalu lintas," kata Nasir.
Meski demikian, dia menegaskan semua pengendara yang melakukan pelanggaran termasuk melintas di bahu jalan saat berada di tol bisa dikenai hukuman.
" Bahu jalan itu diatur oleh Undang-Undang untuk tempat darurat dan insidentil. Mobil petugas Polri, ambulans, kebersihan, binamarga taman itu menggunakan bahu jalan sebagai bagian daru pelayan masyarakat. Kalau menggunakan bahu jalan melanggar Pasal 287 ayat 1 pidana 2 bulan atau denda Rp 500 ribu," bebernya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya