Profesor Ekonomi Usulkan Pria Bergaji Pas-pasan Berbagi Istri

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 28 Oktober 2015 10:43
Profesor Ekonomi Usulkan Pria Bergaji Pas-pasan Berbagi Istri
Anehnya, ide ini dibuat seorang profesor ekonomi.

Dream - Seorang profesor Tiongkok menawarkan ide nyeleneh cara mengatasi krisis gender di negaranya. Usulannya, para pegawai pria yang bergaji kecil diharapkan rela berbagi istri.

Kesenjangan jumlah pria-wanita dan banyaknya lajang memang menjadi masalah serius bagi Tiongkok. Mendapatkan istri dengan gaji pas-pasan sudah cukup beruntung.

Ide nyeleneh ini muncul dari seorang profesor dari Universitas Zhejiang, Xie Zoushi. Keahliannya adalah profesor di bidang ekonomi.

Menganut prinsip berbagi untuk pedulu, Xie mengusulkan pria Tiongkok berpenghasilan pas-pasan harus rela berbagi istri. Wanita di sana memang telah menjadi komoditas paling laku.

Kepada BBC seperti dikutip laman shanghaiist, Rabu, 28 Oktober 2015, Profesor Xie melihat pernikahan sebagai bentuk dari kekayaan dan hawa nafsu. Alhasil, pria dengan penghasilan besar bisa mendapat istri dengan mudah.

Malangnya, pria berpenghasilan pas-pasan harus rela berbagi istri. " Pria dengan penghasilan besar mendapatkan keuntungan dalam mencari wanita, karena mereka bisa membeli dengan harga tinggi," tulis Xie.

" Bagaimana dengan pria berpenghasilan pas-pasan? satu cara yang mungkin adalah sebagian pria bergabung untuk mencari seorang istri."

Seolah tak ingin usulnya disebut nyeleneh, Xie mengambil contoh beberapa kasus dimana dua saudara kandung bersama-sama menikahi seorang wanita yang sama. Mereka dapat hidup bahagia dan harmonis.

Tentunya, ide nyeleneh Xie ini tak bisa diterima nalar sebagain orang. Bahkan kaum feminis merasa ide tersebut tak adil.

Mendapat penolakan tersebut, Profesor Xie kembali mengeluarkan argumennya.

" Mohon jangan berbicara masalah moral. Jika kita tak membiarkan 30 juta orang lajang menemukan istri, mereka akan hidup dalam keputusasaan dan mungkin bertindak kriminal," sanggahnya. (Ism) 

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik