Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Raja Thailand Bersama Istrinya Melakukan Penghormatan Kepada Monumen Leluhur Dinastinya (Foto: Metro)
Dream – Raja Thailand, King Maha Vajiralongkorn, yang sebelumnya diberitakan mengisolasi diri di sebuah hotel mewah di Jerman dengan ditemani 20 selir, dikabarkan pergi meninggalkan tempat isolasi tersebut untuk menghadiri pesta di Bangkok.
Menurut laman Metro, raja berusia 67 tahun itu telah melakukan perjalanan dari Jerman dan berlabuh di Bangkok menggunakan pesawat Thai Airways. Ia menempuh perjalanan sejauh 12.000 mil.
Pemimpin yang juga dikenal sebagai Raja Rama X itu sebelumnya juga menjemput istrinya, Ratu Suthida, yang mengisolasi diri di Zurich, Swiss. Setelah dari Bangkok untuk menghadiri pesta, Raja Thailand itu kembali ke Hotel Bavaria Jerman untuk melakukan isolasi kembali.

Dia melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat Thai Airways untuk merayakan pesta peringatan Hari Chakra di Thailand pada Senin lalu.
Hari itu merupakan hari libur nasional di Thailand sebagai peringatan kelahiran dinasti kerajaannya pada tahun 1782. Ia disambut di Bangkok oleh perdana Menteri Prayut Chan-ocha dan kepala angkatan bersenjata Thailand Apirat Kongsompong. Mereka menikmati jamuan makan secara mewah.
Dalam acara tersebut, Raja Thailand bersama istri-istrinya terlihat memberikan penghormatan di monument Raja Rama I.
Meskipun melanggar aturan lockdown dengan gaya mewah seperti itu, tidak ada yang berani melakukan kritik. Mengingat pengkritik akan dihukum penjara selama 35 tahun.
Dalam acara tersebut Raja Thailand mengatakan, “ pandemi ini bukanlah kesalahan siapapun. Pemerintah harus menyelesaikan masalah dengan memahami penyebabnya."
Raja yang kontroversial ini ternyata telah dikritik karena gaya hidupnya yang terlalu mewah. Selain itu ia juga memilih meninggalkan rakyatnya, dan memilih melakukan isolasi di Jerman.
Namun kritik tersebut dibungkam karena kritik di negara Thailand sangat terlarang, bisa dipernajara selama 35 tahun.

Raja Rama X itu dinobatkan sebagai raja pada bulan Mei tahun lalu, tiga tahun setelah kematian ayahnya. Setelah menjadi raja ia menikahi seorang putri namun pernikahannya gagal karena perilaku tidak sopan sang Raja kepada sang Ratu.
Sementara istrinya yang sekarang merupakan seorang mantan pengawal, adalah istrinya yang keempat. Sementara itu ia merahasiakan pernikahannya dengan istri ketiganya yang hanya seorang pelayan, hingga melahirkan seorang putra di tahun 2005.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya