Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Seorang Wanita Pemilik Warung Kena Razia Petugas Yang Sedang Operasi PPKM Darurat (Foto: Instagram/@undercover.id)
Dream – Pemberlakuan jam malam, termasuk di sektor kuliner, menjadi dilema yang umum dirasakan oleh para pedagang kaki lima.
Pasalnya banyak warung yang sudah dari awal memang berjualan makanan pada malam hari. Namun karena terhalang jam malam pada saat PPKM Darurat, para pedagang terpaksa menutup warungnya.
Banyak video beredar di media sosial yang memperlihatkan aktivitas razia para petugas demi mengontrol pelaksanaan PPKM Darurat. Sebagian dari video yang beredar itu pun berhasil membuat warganet terharu dan tersentuh hatinya.
Seperti yang belakangan viral, sebuah video yang menunjukkan petugas TNI/POLRI dan Satpo PP yang sedang merazia pedagang warung. Tampak seorang wanita pemilik warung melihat para petugas yang sedang mencatat namanya.
Terlihat wanita paruhbaya tersebut menahan tangisnya karena usahanya dipaksa tutup oleh petugas. Seperti apa kisah selanjutnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Dilansir dari laman Instagram @undercover.id, tampak para petugas berkerumun di depan salah satu warung milik warga di wilayah Purwakarta.

“ Terjadi Di Purwakarta ...Ibu Pemilik Warung Menahan Tangis saat Terjaring Razia PPKM,” tulis akun Instagram @undercover.id.
Para petugas dari TNI, POLRI dan Satpol PP tampak berdiri di depan warung tersebut. Sementara itu terlihat seorang wanita paruhbaya yang merupakan pemilik warung sedang berusaha bernegosiasi dengan para petugas.
Wanita itu tampak berbicara dengan nada menahan tangis karena warungnya kena Razia para petugas. Ia pun mengungkapkan keluh kesahnya tentang kehidupannya yang susah. Bahkan ia mengaku tidak memiliki BPJS kesehatan.

“ Gimana, saya BPJS ada gak ada, saya mau nanya siapa nanti yang ngebiayain kalo saya gak buka usaha ini,” ungkapnya sambil menahan tangis.
Kemudian seorang pria yang merekam video itu juga mengungkapkan keluh kesahnya.
“ Nah kayak gini, usaha ditutup, sedangkan risiko kita gak ditutup,” ungkap si perekam video.
Sementara itu warganet yang menonton video itu pun justru menyoroti kerumunan yang disebabkan oleh para petugas yang melakukan Razia tersebut. Berdasarkan video memang tampak banyak petugas berkerumun di depan warung tersebut.

" larang kerumunan, tapi itu...," ucap @putesaurs.
" Yang ngerajianya berkerumun 😅," kata @samsul_bf.
" berkerumun itu apa ? saya orang awam nyari di google ga ada , googlenya ngambek 😢," lanjut @bayuindraaw.
" Itu bapak2 yg merazia juga berkerumun lho itu 😢😢😢warungnya yg sepi, gak ada kerumunan malah kena razia," kata @amaliaimanwijayanti.
" Yg buat eksperimen kerumunan di larang itu siapa lah..wkwkwk," kata @boyfrima1993.
" Anjir satpol PP nya sendiri berkerumum," ucap @hanaahoneey.
Berikut video Razia petugas terhadap pedagang.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya