Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Satu persatu dari 12 preman yang mengeroyok anggota Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato, Pratu Miftahul Ikhsan Rambe, diringkus. Total sudah enam orang dibekuk.
Salah satunya adalah sang gembong preman, Rinto Sabua. Penangkapan itu dilakukan oleh polisi dari korps Brimob dan prajurit TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) Merdeka.
Rinto ditangkap di tempat persembunyiannya, Kota Gorontalo. Usai mengeroyok Pratu Miftahul, dia melarikan diri dan bersembunyi di semak-semak lahan perkebunan.
Dalam prosesi penangkapan, preman bertampang sangar dengan tubuh penuh tato itu mendadak menangis. Rinto juga beberapa kali bersandiwara berpura-pura lemas dan menjatuhkan diri serta mengesot di tanah.
Dilansir akun YouTube Upick Alyafie, terdengar suara Rinto Sabua menangis dan ketakutan serta meminta agar dirinya tak dipukuli.
“ Hei, Rinto, Rinto!” hardik aparat dalam video tersebut.
Rinto Sabua pun menangis semakin keras dan memohon-mohon untuk diampuni.
“ Coba angkat, angkat,” sambung suara dalam video itu.
Pengeroyokan anggota TNI ini terjadi di area Parkir Queen Tirta Club, Kota Gorontalo. Peristiwa itu dipicu cekcok antara Pratu MIR dengan Rinto Sabua. Setelahnya, anggota TNI itu lantas dikeroyok oleh 12 orang.
Saat dikeroyok, Rinto Sabua bahkan menantang akan melakukan hal yang sama kepada setiap anggota TNI lainnya. Usai mengeroyok Pratu MIR, Rinto Sabua meninggalkan lokasi.
Sementara Pratu MIR sampai saat ini masih menjalani perawatan di IGD RSUD Aloei Saboe.
Berikut videonya:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya