Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Meladeni pertanyaan anak-anak kini jadi tantangan tersendiri selama mereka belajar di rumah. Kadang terdengar ajaib dan menggelitik, rasa penasaran si kecil akan hal-hal di sekelilingnya ini justru wajib didukung untuk mengasah kreativitas dan pikiran kritisnya.
Nah, saat muncul pertanyaan tentang bagaimana alat transportasi bisa bergerak, coba dampingi mereka saat menonton video pembelajaran program Belajar dari Rumah, yang dibuat oleh Kemendikbud ini.
Di episode 14 program Belajar dari Rumah, video yang dipandu oleh Kak Maria dan Thierry ini akan membahas soal salah satu alat transportasi, kapal. Digunakan untuk membawa penumpang maupun barang-barang di perairan, ternyata kapal merupakan alat transportasi tertua di dunia. Sejak awal abad ke-20, kapal sudah menggunakan mesin bertenaga angin maupun tenaga uap yang berasal dari pembakaran batu bara.

Kini, ada beberapa jenis bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan kapal sesuai jenis mesinnya. MFO atau Marine Fuel Oil digunakan untuk memberikan tenaga pada kapal besar yang melakukan perjalanan jarak jauh, seperti kapal pesiar. Sedangkan solar dipakai untuk kapal besar dengan perjalanan jarak pendek, misalnya kapal feri antar pulau. Terakhir, kombinasi minyak diesel dan solar dipakai untuk kapal-kapal kecil seperti kapal nelayan yang menempuh jarak pendek.
Memasuki segmen kedua, Kak Maria dan Thierry asyik berdiskusi soal kecepatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis alat transportasi. Menghitungnya pun perlu rumus khusus yang mudah dipahami untuk para siswa kelas 4 SD. Dengan menghitung perbandingan antara jarak tempuh dengan waktu untuk mencapai jarak itu, maka semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk mencapai jarak tertentu maka kecepatannya akan semakin besar.
Bagi anak-anak yang duduk di bangku kelas 5 SD, giliran Kak Kinan yang mengajak teman-teman di rumah untuk belajar soal bahan bakar untuk alat transportasi lainnya, seperti pesawat terbang. Mampu membawa penumpang maupun barang menuju negara maupun benua lainnya, alat transportasi udara ini menggunakan dua jenis bahan bakar, baik Avgas maupun Avtur, sesuai dengan kebutuhan mesin jet.

Sayangnya, penggunaan bahan bakar ini lama-kelamaan juga memicu polusi udara, efek rumah kaca dan berujung pada pemanasan global dan rusaknya lapisan ozon. Akibatnya, muncul efek-efek seperti perubahan iklim, gunung es di Kutub yang mulai mencair, kerusakan hasil panen pertanian, hingga kemungkinan munculnya penyakit baru.
Nah, ini momen yang tepat untuk mengajak anak-anak berdiskusi soal cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat polusi udara. Mulai dari penggunaan energi alternatif dalam bentuk mobil listrik atau penggunaan tenaga surya, menanam lebih banyak pohon, hingga memberantas penebangan hutan secara liar.
Selain mengenal beragam bahan bakar untuk alat transportasi, anak-anak juga memahami akibat dan solusi terbaik untuk menurunkan polusi udara. Kira-kira materi apalagi yang bakal tayang di episode-episode selanjutnya? Tonton terus video pembelajaran dari Kemendikbud yang tayang setiap Senin-Jumat pukul 10.00 - 10.30 WIB untuk kelas 4 dan pukul 10.30 – 11.00 WIB untuk kelas 5 dan sederajat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya