Santap Nasi Lauk Cicak, Penumpang Pesawat Keracunan

Reporter : Eko Huda S
Jumat, 8 April 2016 16:27
Santap Nasi Lauk Cicak, Penumpang Pesawat Keracunan
Penumpang itu melaporkan maskapai ke polisi karena telah menyuguhkan makanan yang tidak sehat.

Dream - Seorang penumpang pesawat AirAsia, Abbas Waseem, keracunan setelah menyantap nasi lemak yang dihidangkan di atas pesawat. Abbas menemukan makanan yang disajikan itu tidak higienis. Ada cicak di antara lauk pauk nasi lemak itu.

Abbas yang terbang dari Bandara Internasional Kuala Lumpur ke Kuching, Sarawak, ini sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Dia berharap, kasus ini diusut dengan tuntas.

" Aku menemukan cicak di nasi lemak saat makan. Aku menginformasikannya kepada pramugara dan dia berusaha mengganti makananku dengan yang lain tapi aku menolak," kata Waseem, dikutip Dream dari Malaysiandigest.com, Jumat 8 April 2016.

Gara-gara makanan itu, Waseem yang merupakan warga Pakistan itu harus dirawat di klinik kesehatan. Dia mengaku keracunan, sebab dia sempat menelan beberapa suap hidangan itu sebelum menemukan bangkai cicak dalam penerbangan 27 Maret itu.

" Dalam beberapa gigitan, saya merasakan sesuatu yang berbeda dengan sambalnya, saya bertanya kepada istri saya, apa yang ini? Isteri saya berkata, ini adalah ikan bilis, dan saya berkata bilis tidak mempunyai kaki," tutur Waseem.

" Saya bertanya kepada mereka (penumpang lain), mereka membenarkan bahwa itu adalah cicak bukan bilis, saya terus merasa lemas," tambah dia.

Tanggapan AirAsia

Sementara itu, maskapai AirAsia menyatakan akan menyelidiki kasus ini. Tapi, pihak maskapai AirAsia menyesalkan tindakan penumpang yang tidak cepat menyerahkan makanan itu ke petugas. 

“ Kami menyesalkan penumpang tidak menyerahkan makanan itu dengan cepat, yang akan memungkinkan kami menemukan penyebab atau sumber kontaminasi,” demikian pernyataan AirAsia, sebagaimana dilansir Malaysia Kini.

“ Kami tetap memperlakukan masalah ini dengan serius. Kami juga telah memulai penyelidikan terhadap keluhan ini untuk memastikan fakta-fakta dan untuk menghilangkan setiap permainan kotor.” (Ism) 

 

1 dari 3 halaman

Suap Anak dengan Sosis, Ibu Ini Temukan Kaki Tikus

Dream - Seorang wanita terkejut menemukan cakar tikus dalam sosis yang ia suapkan pada anaknya yang masih balita.

Ketika balita Lucas memuntahkan sosis yang ia makan pada Selasa siang kemarin, ia tidak sedang menjadi anak pemilih.

Itu karena ia baru saja mengunyah sepotong daging yang diduga kaki tikus yang terjebak di dalam mulutnya.

Ibu anak itu, Candace Mosen, dari Wanganui, Selandia Baru, merasa ngeri dengan penemuan mengerikan tersebut - terutama karena keluarganya sudah makan satu paket sosis malam sebelumnya.

" Aku bersumpah. Sangat jelas, jika ada kaki, lalu di mana sisa tubuhnya? Aku tidak ingin melihat bayi lainnya menjadi sakit," kata Musa kepada Wanganui Chronicle.

Kepada TVNZ, Musa mengaku sangat marah karena sosis tersebut dibuat dari daging olahan yang seharusnya higienis melalui pengolah makanan.

Kedua supermarket tempat Musa membeli paket sosis dan pabrik pembuat sosis tersebut telah diberitahu tentang penemuan Musa. 
Kementerian Kesehatan Selandia Baru juga telah mengambil sampel sosis berkaki tikus untuk dilakukan pengujian pada hari Rabu.

Meskipun pihak supermarket mengatakan tidak mungkin kaki tikus bisa masuk dalam makanan kemasan, namun mereka menawarkan uang pengembalian kepada Musa, Wanganui Chronicle melaporkan.

" Kami hanya berharap pelanggan bisa bekerja sama. Namun ia tidak memberi kami kesempatan untuk melakukan itu," kata pihak supermarket.

Tapi Mosen membantah bahwa ia ditawari pengembalian uang, Wanganui Chronicle melaporkan.

Dia mengatakan dia telah berbicara dengan Tegel, pabrik sosis tersebut, dan mereka akan mengirim perwakilan untuk mengunjunginya.

Mosen diberitahu pabrik bahwa yang ada di dalam sosis itu adalah kaki ayam. Namun perempuan tersebut yakin kaki itu milik tikus dan sengaja menyimpannya untuk menjalani uji laboratorium.

Dia mengatakan tidak mencari kompensasi, tetapi ingin perusahaan menangani masalah ini dengan serius.

Sementara itu Lucas dibawa ke rumah sakit untuk check-up, tapi Musa diberitahu baru bisa mengetahui hasilnya setelah satu-dua hari kemudian.

(Sumber: Daily Mail)

2 dari 3 halaman

Geger Bangkai Tikus di Dalam Botol Saos

Dream - Teliti sebelum membeli. Apalagi saat belanja bumbu masakan. Jika tidak, bisa-bisa kita mendapat bumbu kadaluarsa, bahkan tak higienis atau tercemar.

Lihatlah apa yang terjadi di Kawasan Rukun Tetangga Taman Merbau, Tikam Batu, Kedah, Malaysia ini. Seorang ibu rumah tangga, Salbiah Saad, terkejut bukan buatan setelah tahu ada bangkai tikus di dalam sambal saos yang dia beli.

Salbiah mungkin kurang teliti. Memang dia biasa membeli saos sambal merek itu. Dia yakin saos sambal itu higienis karena ada label penjamin dari otoritas agama Islam setempat. Halal.

Dan saat itu, seperti hari yang sudah-sudah, dia membeli saos sambal kemasan 4 kilogram. Dia berniat membuat bihun, untuk disajikan kepada para tamu dalam sebuah acara pengajian, dengan kuah dari saos sambal itu.

Namun saat menuang saos sambal ke kuali, ada yang aneh. Saos sambal yang biasanya keluar dengan lancar, kali ini tersendat. Sehingga dia harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memencet botol saos sambal tersebut.

“ Setelah semua bahan masuk dan akan masak bihun, saya baru buka botol saos tersebut dan akan menuang ke dalam kuali. Tapi saosnya tidak keluar-keluar. Setelah itu saya pencet-pencet botol itu, keluar sesuatu berwarna hitam yang menyerupai bangkai hewan,” tutur Salbiah.

Dan alangkah terkejutnya Salbiah. Ternyata, yang dia lihat itu adalah bangkai tikus. Salbiah tak sendiri, sekitar 10 orang lain yang juga sibuk di dapur itu turut menyaksikan bangkai tikus itu dengan mata kepala mereka.

“ Kami terkejut, melihat-lihat, tikus yang mati dalam bekas saos itu. Memang terus meremang bulu roma dan rasa jijik tak terkira,” ujar Salbiah.

Kejadian ini membuat Salbiah sadar. Waspada untuk meneliti produk yang akan dibeli, meski ada label halal pada kemasan.

“ Saya selalu juga beli sambal saos jenama ini sebab ada cap Jakim, jadi tak was-was akan memakainya. Tak sangka pula ada tikus mati di dalamnya.”

Dan sambal saos itu pun akhirnya tak jadi digunakan untuk bumbu masak. Kejadian itu juga sudah dilaporkan ke dinas terkait untuk diselidiki. “ Nasib baik tak jadi masak, kalau tidak pasti banyak penduduk keracunan makanan,” tambah Salbiah.

Sementara itu, Imam Surau Al-Kauthar Taman Merbau berharap otoritas setempat menyelidiki apakah logo halal pada bptpl itu asli atau palsu. Sebab, banyak kasus logo halal yang dipalsukan beredar di masyarakat.

“ Akhir-akhir ini, banyak kasus pemalsuan logo halal pada produk makanan yang menipu pengguna, terutama umat Islam yang lebih yakin terhadap produk dengan logo halal ini,” tutur imam itu. (Sumber: Siakap Keli)

Mari, kita lebih berhati-hati ya Sahabat....

3 dari 3 halaman

Geger Bangkai Tikus di Dalam Botol Saos

Dream - Seekor tikus terlihat sedang berpesta di antara nampan-nampan roti di dalam display outlet toko roti di Shanghai.

Tikus kecil ini mengendus-endus roti-roti yang dipajang di outlet yang berada di stasiun Changshou Road Metro di distrik Putuo, Sabtu 6 Desember 2014 lalu. 

Para penjaga outlet mengatakan awalnya mereka tidak mengetahui tikus itu hingga orang-orang berkerumun di salah satu sudut display.

Saat seorang penjaga outlet membuka kaca display, tikus itu segera melompat dan melarikan diri.

Pihak toko roti setempat mengatakan, semua persediaan roti dan kue yang dijual di outlet hari itu telah dihancurkan. Bahkan tempatnya telah disemprot disinfektan.

(Sumber: shanghaiist.com)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak