Saudi Terbitkan Lagi Visa Turis Paling Cepat Awal 2021

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 30 September 2020 09:01
Saudi Terbitkan Lagi Visa Turis Paling Cepat Awal 2021
Visa ini sempat dihentikan akibat pandemi Covid-19.

Dream - Arab Saudi akan kembali menerbitkan visa turis paling cepat pada Januari 2021. Visa yang ditujukan untuk para wisatawan ini sempat dihentikan bersamaan dengan berlakunya lockdown atau penutupan jalur masuk akibat pandemi Covid-19.

Menteri Pariwisata Saudi, Ahmed Al Khateeb, mengatakan penerbitan visa bisa saja dipercepat. Dengan catatan bergantung pada perkembangan positif pandemi yang ditandai dengan siapnya vaksin.

" Mungkin sangat proses akan dipercepat dan visa bisa tersedia lebih awal," ujar Al Khateeb.

Di tengah persiapan membuka kembali perbatasan untuk wisatawan asing, Saudi juga berencana menjadikan momen G20 untuk memfasilitasi dimulainya kembali perjalanan global. Diketahui, Saudi menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 tahun ini.

Pemerintah Kerajaan Saudi menghentikan seluruh penerbangan internasional dan menutup semua perbatasan pada 15 Maret 2020 setelah pandemi Covid-19 merebak. Perjalanan domestik baru dibuka pada 31 Mei dan perbatasan dibuka sebagian pada 15 September, memungkinkan pekerja asing yang memegang izin tinggal kembali ke Saudi sementara lainnya pergi ke luar wilayah Kerajaan.

 

1 dari 4 halaman

Pengunjung Asing Turun, Wisatawan Domestik Berkembang

Al Khateeb mengatakan jumlah wisatawan asing mengalami penurunan selama lockdown. Tetapi, wisatawan domestik berkembang sehingga membantu mengimbangi penurunan tersebut.

Saudi masih pada tujuan awal untuk memperluas sektor pariwisata sebesar 10 persen. 10 lokasi di seluruh wilayah Saudi dipilih untuk mempromosikan wisata lokal.

Wisatawan dalam negeri tercatat tumbuh sebesar 31 persen tahun ini dibandingkan 2019. Sementara, kawasan pegunungan di wilayah selatan Abha dan pulau Umlud yang bertebaran menjadi destinasi populer dan menarik banyak pengunjung.

Meski positif, Al Khateeb mengatakan pariwisata menjadi sektor yang sangat terpukul oleh lockdown. Diperkirakan pendapatan dari sektor ini mengalami penurunan antara 35-45 persen hingga akhir tahun.

Sumber: Arab News

2 dari 4 halaman

Saudi Mulai Buka Penerbangan Internasional, Umroh Dibuka Bertahap

Dream - Arab Saudi akan mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional pada 15 September 2020. Keputusan ini ditetapkan setelah enam bulan lebih Saudi menangguhkan penerbangan internasional untuk menekan penyebaran Covid-19.

" Kerajaan akan mengakhiri seluruh pembatasan jalur transportasi udara, darat dan laut setelah 1 Januari tahun depan," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Tetapi, tanggal pasti mengenai pencabutan penangguhan tersebut belum diketahui. Tanggal baru akan dipastikan pada Desember nanti.

Sementara, warga negara kawasan Teluk dan non-Saudi dengan izin tinggal 'iqama' atau visa kunjungan dibolehkan masuk ke Saudi mulai 15 September. Syaratnya, mereka harus sudah menjalani tes Covid-19 dan dinyatakan negatif dalam kurun waktu 48 jam terakhir sebelum masuk ke Saudi.

 

3 dari 4 halaman

Pelajar Saudi Bisa Sekolah di Luar Negeri Lagi

Untuk warga dengan kategori 'luar biasa' seperti pegawai pemerintah dan militer, pegawai di kedutaan asing, dan orang-orang yang membutuhkan perawatan medis juga akan diizinkan masuk dan keluar Saudi di tanggal tersebut.

Kaum muda Saudi yang mendapat kesempatan belajar di luar negeri juga diizinkan bepergian. Baik bagi para penerima beasiswa, biaya sendiri, peserta pelatihan medis yang harus bepergian ke luar negeri karena tempat belajarnya di negara lain.

Salah satu calon mahasiswa PhD asal Jeddah, Jawaher Abdullatif, akhirnya bisa bernapas lega. Dia kini bisa melanjutkan pendidikannya di Holland, Belanda setelah Saudi membuka kembali penerbangan internasional.

" Setelah mendapatkan surat penerimaan dari universitas di Holland ketika penutupan untuk melanjutkan studi PhD saya, saya tetap berharap dan menunggu pengumuman. Berita ini agak mengejutkan tapi bagus. Akhirnya saya bisa menjadwalkan penerbangan saya dan melanjutkan studi saya," kata Jawaher.

 

4 dari 4 halaman

Umroh Diputuskan Secepatnya

Keluarga yang terpisah akibat penutupan juga diizinkan bepergian ke luar negeri untuk berkumpul kembali. Saudi mengkategorikan mereka ke dalam kasus kemanusiaan.

Sedangkan warga Saudi pemegang izin domilisi di luar wilayah dibolehkan pulang. Sementara, akan ada kebijakan bertahap terkait pembukaan penyelenggaraan umroh.

Sumber: Arab News

Beri Komentar