Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nadine Abdel-Taif (Foto: Twitter @malonebarry)
Dream - Serangan udara yang dilakukan Israel dengan dalih menghancurkan markas organisasi Hamas telah menimbulkan korban warga sipil Palestina. Ratusan rakyat tak bersalah tewas dan terluka. Belum lagi serangan roket menghancurkan rumah yang selama ini menjadi tempat mereka bernaung.
Belakangan viral sebuah video yang memperlihatkan seorang anak perempuan Palestina yang menangis di antara reruntuhan rumahnya setelah serangan Israel. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter jurnalis Al Jazeera @malonebarry, Sabtu 15 Mei 2021.
Diketahui nama anak 10 tahun itu Nadine Abdel-Taif. Ia merupakan satu dari banyak warga Palestina yang kehilangan rumah akibat serangan udara Israel malam sebelumnya. Ia terpaksa harus meninggalkan reruntuhan rumahnya dalam keadaan syok dan hancur.
Dalam video tersebut, Nadine terlihat sedang melihat reruntuhan rumah di belakangnya bersama beberapa anak lain.
Ia mengungkapkan kesusahannya saat merasa tidak berdaya lantaran tak bisa berbuat apa-apa menghadapi situasi tersebut karena usianya yang masih kecil.
“ Ketika saya melihat semua ini, saya benar-benar menangis setiap hari. Saya berkata pada diri saya sendiri, apakah kami pantas menerima ini? Apa yang kami lakukan untuk ini? Keluarga saya mengatakan mereka membenci kami. Mereka hanya tidak menyukai kami karena kami adalah Muslim. "
Pada akhirnya, dia menekankan bahwa mereka semua hanya anak-anak dan bertanya " mengapa mereka perlu mengirim rudal hanya untuk memusnahkan kita" .
" Ini tidak adil," tambahnya.
Video memilukan itu telah menjadi viral di semua platform media sosial dan sebagian besar yang melihatnya mengaku meneteskan air mata kala menontonya.
(Sumber: World of Buzz)
Berikut video pilu remaja Palestina melihat rumahnya hancur:
God, my heart. Bless her. pic.twitter.com/ZEsJ4ru2FX
— Barry Malone (@malonebarry)May 15, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya