Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kapten Irianto (Path)
Dream - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mendapatkan kotak hitam pesawat AirAsia QZ 8501 yang jatuh di Laut Jawa. Data-data yang terekam dalam kotak hitam itu diharapkan mampu mengungkap penyebab kecelakaan, termasuk percakapan di dalam kokpit.
Inilah yang menjadi tugas sulit bagi penyelidik KNKT, Nurcahyo Utomo. Dia mengaku tak bisa membayangkan bagaimana mendengar kata-kata terakhir pilot pesawat nahas itu, Kapten Irianto, yang telah dia kenal dengan baik secara pribadi.
"Irianto merupakan senior dan dia merupakan orang yang mengajari saya bagaimana menerbangkan pesawat. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya akan mendengarkan kata-kata terakhirnya," tutur Nurcahyo sebagaimana dikutip Dream dari The Straits Times, Rabu 14 Januari 2015.
Nurcahyo telah berpengalaman selama 20 tahun mendengarkan rekaman di dalam kotak hitam. Terutama percakapan dalam kokpit yang terekam pada Cockpit Voice Recorder (CVR). Mendengar rekaman secara berulang-ulang, tentu tak nyaman dan membutuhkan mental sangat kuat.
"Mendengarkan rekaman kotak hitam yang melibatkan kecelakaan tidak sama dengan mendengarkan musik atau musik," kata dia. Dalam rekaman itu, penyelidik akan mendengar kata-kata terakhir. Pembicaraan antara pilot dan kopilot tentang kecelakaan itu."
Kini, kotak hitam itu telah dibawa ke Jakarta untuk dianalisa. Setidaknya, dibutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk mengunduh data dalam rekaman itu, baik dalam CVR maupun Fligh Data Recorder (FDR). Data itu akan dianalisis dan membutuhkan waktu.
Ahli dari Prancis, negara tempat pembuatan jet Airbus A320-200 dibuat, telah berada di Jakarta untuk membantu analisa kotak hitam itu. Selain itu, ahli dari negara lain, yang warganya turut menjadi korban dalam musibah itu, juga dilibatkan.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari