Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - TikTok merupakan media sosial yang sedang tren saat ini. Aplikasi tersebut disebut sering mengeluarkan tren-tren baru yang kemudian sering diikuti banyak orang.
Sayang, tidak semua yang tren dan viral layak untuk dicontoh. Bahkan beberapa tren bisa sangat berbahaya dan menyebabkan pengikutnya kehilangan nyawa, seperti yang dialami bocah satu ini.
Dilansir dari Asia One, seorang ibu asal Filipina menceritakan kisahnya dan memberikan peringatan pada orang tua lain untuk mengawasi anaknya ketika mereka bermain TikTok.
Wanita bernama Mara Ordinario itu, membagikan pengalaman mengerikannya di Facebook pada Jumat, 23 Oktober 2020, ketika ia menemukan bekas jeratan di leher sang anak.
Anak perempuan Mara yang berusia 4 tahun itu, awalnya melihat sebuat tren video di TikTok. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang anak yang menggantung dirinya sendiri.
Tidak mengerti akan bahaya, anak perempuan Mara lalu meniru adegan video TikTok tersebut.
Sang anak yang tak disebutkan namanya itu, menggunakan kabel tarik tirai di kamarnya untuk melilit lehernya sebanyak tiga kali. Setelahnya, anak Mara langsung melompat.
Untung saja kejadian tersebut terjadi ketika Mara berada di dekat sang anak.
" Terimakasih Tuhan saya ada di sana ketika hal itu terjadi. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika saya tidak ada di sana saat itu?," tulisnya di unggahan Facebooknya yang diberi judul 'No More TikTok for Freya!'
Dikirim oleh Mara Ordinario pada Jumat, 23 Oktober 2020
Mara mengunggah foto dari leher sang anak yang memerah akibat jeratan kabel tarik tirai tersebut.
Mara lalu memberi peringatan kepada orangtua lain, agar menjaga dan mengawasi anaknya agar kejadian mengerikan semacam itu tak terjadi dikemudian hari.
" Anak perempuan 4 tahun saya yang tidak bersalah hampir kehilangan nyawanya karena beberapa video bodoh TikTok. Jadi teman-teman, tolong, tolong, perhatikan baik-baik anak kita serta apa yang mereka tonton," tambah keterangan unggahan tersebut.

Tidak sedikit yang sependapat dengan Mara dan mengatakan bahwa orangtua perlu membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anaknya.
" Jadi anak-anak sebaiknya tidak menggunakan facebook. Saya hanya mengizinkan mereka menggunakan messenger kids saat mereka bermain game di komputer sehingga kami dapat melihat apa yang mereka mainkan," komentar salah seorang netizen.
" Anak-anak di rumah, awasi mereka," komentar netizen lainnya. (mut)
Sumber: Asia One
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya