Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Seorang Guru Temukan Fosil Binatang Aneh Berusia 300 Juta Tahun
Dream - Sedang jalan-jalan menyusuri jalan setapak di pantai, seorang guru di Kanada tak sengaja menemukan fosil hewan aneh.
Cerita berawal ketika guru bernama Lisa Cormier sedang jalan santai di Pulau Prince Edward bersama anjingnya untuk mencari sea glass.
Saat menyusurui jalan setapak di Tanjung Egmont, Lisa tiba-tiba melihat benda aneh yang awalnya dia sangka cabang pohon yang mencuat dari dalam tanah.
Namun ketika memerhatikannya dengan teliti, Lisa terkejut. Apa yang disangka cabang itu ternyata bagian dari tulang rusuk.
Ketika membersihkan seluruh area tersebut, Lisa bertambah kaget. Ternyata itu tulang rusuk sepanjang lebih dari setengah meter.

Tulang rusuk yang diduga milik binatang purba tersebut tersambung dengan tulang belakang dan tengkorak yang terkubur Pulau Prince Edward.
Lisa kemudian mengambil foto penemuan tulang rusuk tersebut. Foto tersebut akhirnya sampai ke John Calder, ahli geologi dan paleontologi di Halifax.
Calder menyatakan, fosil yang ditemukan Lisa itu belum bisa teridentifikasi namun jenisnya kemungkinan kadal atau semacamnya.

Menurut Calder, usia fosil tersebut diperkirakan sekitar 300 juta tahun atau 80 juta tahun sebelum dinosaurus pertama kali muncul.
" Penemuan seperti ini kemungkinan terjadi 50 sampai 100 juta tahun sekali, dan bisa saja merupakan fosil istimewa di pohon kehidupan evolusi amfibi menjadi reptil dan menjadi mamalia," jelas Calder.
Calder menambahkan rahasia fosil aneh yang belum teridentifikasi ini akan terungkap sedikit demi sedikit.
Namun dengan adanya tengkorak dan gigi yang terdapat pada fosil maka deskripsi lengkap dan tepat bisa terungkap setidaknya satu tahun.
Penelitian terhadap fosil ini juga akan membantu para ilmuwan memahami bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi hewan di masa depan.

" Pemanasan global yang saya maksud adalah terjadi selama jutaan tahun.
" Itu tidak terjadi tiba-tiba seperti yang kita alami hari ini, namun tetap memiliki konsekuensi yang dramatis," katanya.
Fosil yang ditemukan Lisa di pantai dekat Tanjung Egmont ini cukup bagus kondisinya sehingga ilmuwan bisa memperkirakan berapa usianya.
" Ini adalah evolusi awal reptil dari amfibi, dan kemudian bercabang. Jadi masih merupakan teka-teki yang nyata," pungkas Calder.
Sementara itu, dinosaurus sendiri mulai punah dari muka Bumi sekitar 66 juta tahun yang lalu diduga akibat terjadi pemanasan global.
Sumber: RMOToday
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam