Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Hindustantimes.com
Dream - Seorang wanita di Gorakhpur, India, meninggal dunia karena keracunan setelah digigit ular berbisa.
Wanita itu sama sekali tak menduga jika di tempat yang didudukinya terdapat dua ekor ular berbisa yang tengah kawin.
Seperti dikutip dari hindustantimes, wanita bernama Gita itu awalnya tengah sedang berbincang dengan suaminya menggunakan telepon seluler.
Dia tak menyadari jika sepasang ular sedang memasuki rumahnya dan masuk ke dalam selimut di kasur tempat tidurnya.
Gita yang sedang asyik berbicara di telepon kemudian berjalan menuju kasur yang sudah disusupi sepasang ular yang tengah memadu kasih tersebut.
Seketika kedua ular itu marah dan langsung mengigitnya. Beberapa menit usai patukan tersebut, Gita jatuh pingsan.
Anggota keluar yang melihatnya terjatuh langsung membawa Gita ke rumah sakit. Nahas Gita meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Sementara seorang anggota keluarga lain kembali ke rumah untuk melihat tempat dimana Gita digigit ular. Tak disangka, hewan reptil itu masih bertahan di kasur tersebut.
Keluarga yang marah kemudian memukuli kedua ular itu sampai mati.
Para ahli menduga kedua ular itu sedang dalam masa kawin dan Gita yang duduk di atasnya tak menyadari kehadiran ular tersebut.
Ular yang sedang masa kawin memang semakin agresif sehingga langsung mengigit Gita saat itu juga.
Dream - Ular dan buaya sama-sama binatang berdarah dingin. Keduanya juga menjadi predator puncak dalam sebuah rantai makanan.
Namun yang terjadi di Queensland, Australia, berikut ini sungguh mengherankan dan mengejutkan.
Bayangkan, seekor ular piton mampu menelan bulat-bulat buaya dalam sekali telan tanpa mengalami kesulitan.
Melalui Facebook, GG Wildlife Rescue Inc membagikan foto-foto ular piton zaitun sedang menelan buaya air tawar bulat-bulat.
Saat berkayak di rawa-rawa Gunung Isa di Queensland, Martin Muller, melihat dua reptil itu sedang bertarung.
Bukannya menjauh, Martin malah dibuat penasaran dengan pemandangan yang cukup membuat meringis itu.

Martin mendekati arena pertarungan dan mulai sibuk mengambil foto-foto pertarungan tersebut.
Dia bahkan mengabadikan momen saat ular python zaitun menelan buaya air tawar itu bulat-bulat.
Piton zaitun (Liasis olivaceus) adalah salah satu spesies ular terbesar di Australia, yang mampu tumbuh hingga 4 meter.
Sementara mangsanya, buaya air tawar (Crocodylus Johnstoni) juga bukan termasuk reptil berukuran kecil.

Buaya air tawar Australia bisa tumbuh hingga 1,5 meter, dari moncong hingga ujung ekornya.
Kedua binatang reptil ini adalah predator puncak di lingkungan mereka. Bahkan buaya Johnstoni berukuran besar kadang-kadang juga memakan ular piton kecil.
Ular piton zaitun memiliki cara sendiri saat memakan mangsa yang besar. Tidak seperti yang dipercaya selama ini, rahang piton zaitun tidak benar-benar terbuka secara bersama-sama selama proses menelan mangsa.
Saat menelan mangsa, rahang bawah python zaitun bergerak secara terpisah. Sehingga seluruh mulutnya bisa terbuka lebar menyesuaikan ukuran mangsanya.

Ketika mangsa sudah masuk ke dalam mulut, piton zaitun akan mulai melakukan gerakan yang disebut pterygoid walk.
Gerakan ini terlihat seakan mangsa diam tak bergerak di dalam mulut, sementara kepala ular maju ke depan untuk menelan.
Begitu mangsa sudah ditelan, piton zaitun mulai melakukan proses mencerna yang luar biasa melelahkan.
Untuk mangsa sebesar buaya Johnstoni, piton zaitun memerlukan beberapa bulan untuk mencernanya hingga habis.
Semua tulang, daging, dan organ buaya akan dicerna. Meski, piton zaitun terkadang membuang kotoran berupa sisik dan gigi.
Bagian tersebut cenderung masih dalam keadaan utuh, karena mengandung banyak keratin dan enamel yang sifatnya keras.
(Sumber: IFL Science)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya