Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Skor Dua Pertandingan Di Divisi Utama Bikin Mata Terbelalak
Dream - Dalam sebuah pertandingan sepak bola, seburuk-buruknya performa suatu tim, mungkin jarang kebobolan selusin gol.
Taruhlah jika yang menjadi lawan sangat tangguh, kebobolan hingga 11 gol mungkin dianggap wajar, meski bisa dibilang keterlaluan.
Namun skor dalam pertandingan sepak bola di divisi utama Liga Sierra Leone baru-baru ini bikin semua mata terbelalak dan mulut menganga.
Melihat hasil pertandingan tersebut sebenarnya mau tertawa, tapi apa daya ini adalah sepak bola yang sangat rawan terjadi pengaturan skor seperti yang sudah-sudah.
Asosiasi Sepak Bola Sierra Leone (SLFA) baru-baru ini menyelidiki kasus dua pertandingan divisi utama dengan skor yang sangat fantastis.
Bayangkan saja, pertandingan pertama berakhir dengan skor 91-1. Sementara pertandingan lainnya skornya sangat jomplang, 95-0.
SLFA sampai menyebut skor fantastis tersebut sebagai 'hasil pertandingan yang tidak masuk akal'.
Saat ini, badan sepak bola negara yang terletak di Afrika Barat itu sedang menyelidiki pejabat dan pemain yang terlibat dalam dua pertandingan itu.
Sebelumnya, dua pertandingan divisi utama mempertemukan empat klub, yaitu Gulf FC, Koquima Lebanon, Lumbenbu United, dan Kahula Rangers.

Saat menghadapi Gulf FC, Koquima Lebanon kalah telak dengan skor akhir 1-91. Sedangkan Kahula Rangers membantai Lumbenbu United dengan skor 95-0.
Melihat hasil pertandingan yang sangat jomplang itulah, SLFA curiga bahwa empat klub tersebut terlibat dalam pengaturan skor.
Karena itu mereka tidak akan memberi toleransi kepada pejabat maupun pemain yang terlihat dalam pertandingan dengan hasil tidak masuk akal itu.
" Sesuai dengan aturan FIFA dan CAF (Federasi Sepak Bola Afrika) tentang manipulasi pertandingan atau semacamnya, SLFA tidak akan memberikan toleransi.
" Oleh karena itu, masyarakat umum diyakinkan bahwa masalah tersebut akan diselidiki secara menyeluruh dan siapa pun yang terbukti bersalah akan menghadapi hukum," bunyi pernyataan SLFA.
Jika memang pertandingan tersebut tidak diwarnai pengaturan, maka kedua skor tersebut akan menempati peringkat tertinggi yang tercatat dalam sejarah sepak bola
Skor tertinggi terjadi di Madagaskar pada 2002, ketika AS Adema mengalahkan SO l'Emyrne dengan skor fantastis 149-0.
Para pemain SO l'Emyrne dengan sengaja mencetak satu demi satu gol bunuh diri sebagai protes atas keputusan wasit yang tidak mereka setujui.
Sumber: DailyStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya