Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Deva Rachman (Foto: Merdeka.com)
Dream - Di balik kabar duka Syekh Ali Jaber yang telah menghembuskan napas terakhirnya beberapa hari lalu, sosok Deva Rachman langsung mencuri perhatian. Jarang tersorot, Istri mendiang Syekh Ali itu memiliki banyak fakta menarik seputar kehidupannya selama ini.
Deva memiliki karier yang gemilang. Bukan hanya itu, Deva merupakan anak dari tokoh pendidikan ternama, Arief Rachman yang pernah mengajar dan menjadi kepala sekolah SMA Labschool, Rawamangun, Jakarta. Bukan hanya itu, Arief juga ternyata merupakan seorang guru besar salah satu universitas.
Lantas, apa saja fakta menarik mengenai sosok Deva? Berikut ulasannya.
Kehilangan suami tercinta untuk selamanya, tentu meninggalkan duka mendalam bagi Deva. Apalagi, sosok Syekh Ali dikenal sebagai pribadi yang begitu baik dan sangat rendah hati. Ia pun sempat mencurahkan isi hatinya saat kehilangan suami tercinta.
" Selamat jalan, Sayangku Syaikhuna Ali Jaber ... sampai bertemu di Jannah in sha Allah..Aamiin .. Alhul Jannah, ahlul Quran,,, alhamdulillah innailaihi rojiuun," kata Deva di akun instagram @DevaRachman.
Bicara soal sosok Deva, ia rupanya memiliki karier yang gemilang. Deva sempat bekerja di beberapa perusahaan dengan jabatan yang patut diperhitungkan. Hal tersebut diketahui dari akun Linked miliknya.
Tercatat ia pernah bekerja sebagai Public Sector Senior Adviser di Prospera pada Desember 2018, lalu Secretary General Indonesia-Kuwait & Qatar Business Council Indonesia-Kuwait Business Council.
Kemudian di Indosat Ooredoo sebagai Head of Corporate Communications Group, National Corporate Affairs Manager Coca-Cola Amatil Indonesia serta menjadi Development Public and Government Affairs Manager di ExxonMobil Oil Indonesia.
Agaknya tak heran bila Deva memiliki karier yang gemilang bila menilik pendidikan yang selama ini ditempuhnya.
Diketahui istri mendiang Syekh Ali Jaber ini menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dengan jurusan Sosiologi. Pendidikan itu dituntaskan selama empat tahun mulai dari 1994 hingga 1998.
Deva melanjutkan pendidikan masrer di Northwestern University - Kellogg School of Management di tahun 2007, dan University of Indonesia Master Social Development and Public Policy pada tahun 2009 silam.
Deva adalah anak dari Arief Rachman yang merupakan seorang guru yang pernah mengajar dan menjadi kepala sekolah di SMA Labschool, Rawamangun, Jakarta. Bukan hanya itu, Arief juga pernah menjadi dosen luar biasa di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.
Sekarang, ia merupakan seorang guru besar di Universitas Negeri Jakarta. Pada tahun 2000 silam, Arief pernah aktif menjadi pembawa acara program agama Islam bertajuk Hikmah Fajar yang tayang di RCTI.
Arief memang sudah tak mengajar lagi, meski begitu ia masih aktif di dunia pendidikan. Bisa dibilang, Arief merupakan salah satu tokoh pendidikan Indonesia.
Bahkan, ia sempat ditanya pendapatnya ketika Presiden Amerika Serikat yakni George Walker Bush berkunjung ke Tanah Air pada 20 November 2006 silam.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya