Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Seorang mama muda benar-benar kecewa dan patah hati setelah terbangun dari koma. Ibu kandungnya telah merampas suaminya.
Kamylla Wanessa Cordeiro de Melo mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan suaminya yang sepuluh tahun lebih tua. Saat itu Kamylla berusia 25 tahun.
Mereka kemudian menikah pada tahun 2013. Wanita dari Brasil ini melahirkan anak tunggalnya setahun kemudian melalui persalinan yang rumit.
Namun mahligai rumah tangganya berantakan pada 2017 ketika Kamylla menderita stroke usai menjalani operasi bariatrik untuk mengatur hormonnya.
Penyakit tersebut membuat Kamylla mengalami koma selama 78 hari. Tetapi, alih-alih mendapat perhatian dari ibu maupun suami, Kamylla menghadapi kenyataan yang menyakitkan.
Ibu kandungnya malah merampas suami Kamylla. Pasangan ibu mertua dan menantu ini kemudian menikah tanpa memikirkan perasaan orang-orang di sekeliling mereka.
" Selama saya koma, Ibu - saya bersumpah tidak akan memanggilnya Ibu lagi - datang ke rumah saya setiap hari untuk membantu suami merawat putra saya yang saat itu berusia 4 tahun," kata Kamylla.
" Kemudian saya baru mengetahui setelah empat bulan terbaring di rumah sakit, di saat saya berjuang antara hidup dan mati, mantan suami hanya menjenguk dua kali dan ibu saya tidak pernah sama sekali," tambahnya.
Ketika tersadar dari koma, ayah yang menjemputnya di rumah sakit menyampaikan berita yang mengejutkan kepada Kamylla. Ayahnya bilang istrinya berselingkuh dengan menantunya.
Berita tersebut membuat Kamylla mengalami 'rasa sakit yang paling buruk' dalam hidupnya. Dia merasa seperti ditusuk di dada akibat kecewa dan shock.
Tidak terima dengan kabar menyakitkan itu, Kamylla menelepon ibunya. Kamylla terkejut mendengar jawaban ibunya yang tanpa malu mengakui semuanya. Ibunya mengaku sangat senang dengan mantan suami Kamylla.
" Mereka bahkan merayakan ulang tahun hubungan mereka pada 2 Maret lalu," kata Kamylla dengan penuh emosi.
Kamylla mengatakan dia memang memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan ibunya, yang 20 tahun lebih tua darinya. Ibunya bahkan mulai 'bersaing' dengan Kamylla ketika dia masih remaja.
Dia membenarkan bahwa anaknya yang kini berusia enam tahun bertemu dengan ayahnya seminggu sekali atas perintah pengadilan.
Tapi Kamylla sebenarnya sedih dan tidak setuju. Putranya harus bertemu nenek yang sekarang jadi istri ayahnya.
" Ini situasi yang beracun dan berbahaya. Tetapi saya tidak berdaya untuk mengubahnya," katanya.
Namun Kamylla mengaku telah berhasil melupakan kesedihannya. Dia sekarang telah menjalin hubungan dengan seorang pria.
Kamylla mengatakan dia sekarang fokus pada ayah dan putranya, dengan menyebut mereka 'penuh kasih dan sempurna'
Sumber: The Sun
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya