5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi
Dream - Warga di Kastamonu, Turki dikejutkan dengan suara tak senonoh yang terdengar di tengah malam buta.
Pengeras suara yang terletak di tengah kota itu di kawasan padat penduduk itu mengeluarkan suara mendesah seperti adegan video film dewasa pada hari Rabu jam 1 malam, 22 Maret 2017.
Warga yang terus tertawa merekam kejadian itu mengunggahnya di media sosial. Banyak yang kesal dengan kejadian tersebut.
Warga menduga petugas lupa mematikan sistem pengeras suara saat menonton video porno. UPI.com melaporkan video yang direkam melalui menara pengeras suara itu terletak di sekitar bangunan universitas dan terminal bus.
© Dream
Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait insiden memalukan itu. Sementara itu, Walikota Kastamonu, Tahsin Babas, yakin seseorang telah meretas frekuensi yang digunakan pengeras suara tersebut.
" Tindakan tak bermoral dan provokatif ini tidak berkaitan dengan institusi kami," kata Babas seperti dikutip media lokal Hurriyetdailynews dari akun Facebooknya.
Polisi yang melakukan penyelidikan mendukung pendapat Babas frekuensi pengeras suara telah diretas.
" Mereka masuk ke frekuensi yang digunakan pengeras suara publik itu karena suara hanya terdengar di satu area," kata juru bicara Kepolisian Kastamonu.
" Siapa pun yang bisa masuk ke frekuensi akan memiliki kemampuan menyiarkan apa saja. Kami telah mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," ucap juru bicara itu.
© Dream
Babas mengatakan akan mengajukan gugatan kepada siapa saja yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
" Kami hanya bisa minta maaf kepada warga atas insiden memalukan dan tak bermoral ini," ujar dia.
Babas sekali lagi menegaskan tindakan tak bertanggung jawab itu tak ada kaitannya dengan pemerintah kota.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?