7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Suasana Angker Rumah Mewah Edward Armando, Si Raja Aborsi 2000 Bayi
Dream - Kota Surabaya pernah dibuat gempar dengan kasus praktik aborsi ilegal yang melibatkan seorang dokter bernama Edward Armando.
Tahun 2011 silam, Edward menjalani praktik aborsi ilegal. Kasus ini menggemparkan masyarakat karena Edward telah mengaborsi 2000 janin.
Yang lebih mengerikan lagi, janin-janin tersebut dikubur di halaman rumah dan juga di dalam bangunan yang sangat megah itu.
Saat ini, rumah mewah milik Edward itu sudah terbengkalai karena bertahun-tahun tidak boleh ditempati lagi. Kurang lebih sudah 22 tahun dibiarkan kosong terbengkalai.
Akibatnya, sebagian besar bangunan rumah Edward itu sekarang sudah hancur. Bahkan di dalam bangunan dan halaman rumahnya dipenuhi tanaman liar.
Semak, pohon, hingga tanaman merambat tumbuh begitu saja menutupi halaman dan bagian dalam bangunan yang dijadikan pusat menggugurkan janin tersebut.
Saat masuk pertama kali ke halaman rumah pria yang dijuluki Dokter Raja Aborsi ini, suasananya sudah terasa seram dan bikin merinding.

Sulur pohon merambat menembus dinding dan atap rumah hingga menimbulkan kesan yang sangat menakutkan.

Terlihat bagian samping yang seperti lorong ini, sudah penuh dengan tanaman.

Bagian lobi bangunan juga sudah hancur, menyisakan dua sofa yang sudah lapuk ini.

Konter untuk menerima tamu dan mengurus administrasi mereka yang akan menggugurkan janin juga sudah berantakan. Berbagai sampah buku dan kertas berserakan di lantai.

Kabarnya, di ruang inilah sebagian janin yang sudah digugurkan itu ditanam di bawah lantai. Membayangkannya saja sudah bikin bulu kuduk merinding.

Lorong dengan banyak jendela kamar di sisinya ini seolah menjadi saksi bisu praktik aborsi sadis yang dilakukan Edward Armando.

Kondisi di lantai dua juga tidak kalah menyeramkannya. Plafonnya hancur, lantainya tercongkel keluar, dan tanaman merambat memenuhi gentengnya.

Beginilah kondisi halaman rumah Edward Si Raja Aborsi yang banyak ditumbuhi pohon. Suasananya sudah mirip dengan hutan.

Sumber: Instagram
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?