Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Bahwa Allah Selalu Memberikan Rezeki Dan Nikmat Yang Tiada Terkira Di Dunia Ini. (Foto: Freepik.com)
Dream – Surat Ar Rahman merupakan surat ke-55 yang terdiri dari 78 ayat. Surat Ar Rahman dianjurkan untuk dibaca setiap hari supaya mendapatkan keutamaan darinya.
Isi setiap ayat Surat Ar Rahman berisi pemberitahuan tentang kenikmatan Allah Swt yang sungguh luar biasa. Di dalam surat ini juga dijelaskan tentang rahmat Allah yang nyata adanya di dunia dan akhirat.
Disebut Ar Rahman yang artinya Yang Maha Pemurah berasal dari salah satu Asmaul Husna, ‘Ar Rahman’. Sebagian besar surat ini menerangkan kemurahan Allah Swt kepada hamba-hamba-Nya. Allah selalu memberikan rezeki dan nikmat yang tiada terkira di dunia ini.
Ciri khas dari surat ini adalah pengulangan ayat ‘Fabi ayyi alaa’I rabbi kuma tukadzziban’ yang artinya nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?’. Ayat ini diulang sebanyak 31 kali sebagai penegasan bahwa Allah benar-benar mengasihi hamba-Nya.

Dianjurkan dibaca setiap hari, Surat Ar Rahman memiliki beberapa keutamaan sebagai berikut:
Allah Yang Maha Pengasih,
Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.
Dia menciptakan manusia,
Mengajarnya pandai berbicara.
Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,
dan tetumbuhan dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).
Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,
Agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,
Dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.
Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya).

Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,
di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di bumi itu akan binasa,
tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Seperti yang kita ketahui bahwa saat membaca surat Ar-Rahman ada salah satu ayat yang diulang-ulang. Ayat tersebut berbunyi sebagai berikut:
فَبِأَيِّالآءِرَبِّكُمَاتُكَذِّبّان
Artinya: “ Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang kau dustakan.”
Ayat tersebut diulang dalam Al-Quran sebanyak 31 kali yang dimulai dari ayat ke-13 sampai di akhir suratnya. Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, ayat yang diulang tersebut adalah berupa istifham atau kalimat tanya. Tetapi tujuannya sendiri tidaklah untuk bertanya. Melainkan untuk menetapkan bahwa manusia dan jin benar-benar mendustakan nikmat dari Allah SWT.
Surat Ar-Rahman ini juga tergolong unik. Di mana tidak hanya karena salah satu ayatnya yang diulang-ulang, tetapi juga adanya dhomir khitob tatsniah. Artinya adalah kata ganti untuk dua orang yang diajak berbicara.
Surat Ar-Rahman diwahyukan pada Nabi Muhammad saw tidak hanya untuk peringatan pada manusia saja. Tetapi juga diperuntukkan bagi jin yang menjadi target pembicaraan.
(Dilansir dari berbagai sumber)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan