Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Siapa bilang bicara di depan umum itu perkara mudah? Bagi yang tak terbiasa, ini jadi tantangan berat.
Rasa gugup sering muncul ketika berada di depan banyak orang. Saking gugupnya, tidak jarang orang jadi kesulitan bicara.
Akhirnya, ucapan jadi tidak terarah. Alhasil, pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap oleh pendengar.
Kondisi ini umum terjadi di masyarakat. Tidak hanya di pengajian, namun juga rapat, baik skala besar maupun kecil.
Untuk mengatasinya, ada satu doa yang bisa diucapkan sebelum berbicara di depan umum. Doa tersebut tercantum dalam Alquran Surah Thaha ayat 25-28.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbisyrakhli shadri wayassirli amri wakhlul 'uqdatam mil lisani yafqohu qouli.
Artinya,
" Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku."
Sumber: NU Online.
Dream - Pertemuan resmi seperti rapat, pengajian, diskusi, dan sebagainya sudah akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di antara para pejabat, kegiatan ini berlaku hingga masyarakat tingkat RT.
Seringkali pertemuan digelar untuk membahas sejumlah hal. Tidak jarang pula pertemuan dilaksanakan sebagai sarana untuk menambah pengetahuan.
Dalam Islam, pertemuan tersebut dikenal dengan istilah majelis. Apapun yang dibahas, majelis digelar dengan tujuan untuk mendapatkan kemanfaatan.
Entah berupa keputusan bersama. Bisa pula mendapatkan pengetahuan baru.
Setiap kali majelis selesai, kita dianjurkan membaca doa sebelum meninggalkannya. Ini agar majelis tersebut membawa keberkahan kepada semua orang.
Dianjurkan membaca doa ini ketika hendak meninggalkan majelis pertemuan.

Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika. 'Amiltu su-an aw zholamtu nasi faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.
Artinya,
" Maha Suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku mohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Aku berbuat keburukan atau berbuat zalim kepada diriku sendiri. Maka ampunilah, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya