BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi (Foto: Freepik.com)
Dream – Doa untuk orang yang menyakiti hati kita tak boleh diucapkan dengan maksud yang buruk. Biasanya ketika hati merasa tersakiti, seseorang akan mengucapkan sumpah serapah hingga mendoakan keburukan untuk orang yang menyakitinya. Padahal dalam Islam hal ini dilarang. Seburuk apapun perilaku orang lain terhadap kita, hendaknya kita tetap mendoakan yang terbaik supaya dibukakan pintu hidayah dan kesadaran untuknya.
Hal ini juga telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Beliau sering mendapatkan hinaan, cacian, hingga perilaku buruk dari orang-orang yang menolak ajarannya. Namun demikian, beliau SAW tetap memperlakukan mereka dengan baik. Misalnya ketika ada orang buta yang mengolok-olok Nabi Muhammad SAW. Justru Rasulullah SAW menyuapi orang buta itu setiap hari sambil mendengarkan ceritanya yang isinya mengolok-olok diri Nabi SAW.
Apakah Rasulullah SAW marah? Tidak! Beliau justru merawat orang buta itu dan mendoakan yang terbaik untuknya. Kisah ini bisa kita jadikan teladan supaya hati dan pikiran kita tetap jernih meskipun merasa tersakiti oleh tingkah dan ucapan orang lain. Jika Sahabat Dream merasa sedang tersakiti, hendaknya memanjatkan doa untuk orang yang menyakiti hati kita dengan doa-doa yang baik sebagaimana Dream paparkan berikut ini.
Doa untuk orang yang menyakiti hati kita dapat dilantunkan apabila kamu sedang merasa tersakiti oleh perilaku, sikap maupun ucapan orang lain. Saat berasa dalam kondisi tersakiti, berikut bacaan doa untuk orang yang menyakiti hati kita:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthmainnatan tu'minu biliqaa-ika wa tardha biqadha-ika wa taqna’u bi ‘athaika.
Artinya: " Ya Allah aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”
Sebenarnya tidak ada doa khusus yang dipanjatkan untuk mendoakan orang yang menyakiti hati kita. Berikut bacaan doa untuk orang yang menyakiti hati kita yang berisi kepasrahan terhadap Allah.
حَسْبِيَ اللهُ لِدِيْنِيْ حَسْبِيَ اللهُ لِدُنْيَايَ حَسْبِيَ اللهُ لِمَا اَهَمَّنِيْ حَسْبِيَ اللهُ لِمَنْ بَغَاعَلَيَّ حَسْبِيَ اللهُ لِمَنْ كَادَنِيْ بِسُوْءٍ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلَّابِاللهِ
Hasbiyallahu lidiini hasbiyallahu liddunya ya hasbi allahu liman ahammani hasbiyallahu liman bagaa alayya hasbi allahu liman kaadani bi suu i wa laa haula wa laa quwwata illa billah.
Artinya: " Cukuplah Allah (penolong) bagi agamaku, cukuplah Allah (penolong) bagi duniaku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap sesuatu yang menyusahkanku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap orang yang menganiayaku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap orang yang ingin berbuat jahat kepadaku, tak ada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah.”
Doa untuk orang yang menyakiti hati kita ini seringkali berisi harapan kepada Allah agar penderitaan yang dialaminya akan diganti dengan hal-hal baik dari Allah SWT. Berikut doa yang bisa kamu panjatkan ketika sedang merasa tersakiti:
اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlifli khaira minha.
Artinya: " Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan berilah ganti yang lebih baik daripadanya.”
Tak hanya membaca doa untuk orang yang menyakiti hati kita, apabila Sahabat Dream secara tak sengaja telah menyakiti orang lain, maka ada doa yang bisa kamu panjatkan. Begini bacaan doanya:
اَللَّهُمَّ اِنَّمَا اَنَا بَشَرٌ فَلاَ تُعَذِّبْنِيْ لِشَتْمِ رَجُلٍ شَتَمْتُهُ اَوْ اَذَيْتُهُ
Allahumma innama ana basyarun fala tu'adzdzibni lisyatmi rajulin syatamtuhu aw adzaituhu.
Artinya: " Ya Allah, sesungguhnya aku hanya manusia, maka janan Engkau siksa aku karena mencela atau menyakiti seseorang."
Penting bagi kita untuk menjaga lisan supaya tidak menyakiti hati orang lain. Sebagi Muslim perlu meminta pertolongan kepada Allah SWT supaya diberi hidayah dan kekuatan untuk menjaga lisan. Salah satunya dengan membaca doa supaya lisan terjaga dari ucapan yang menyakiti orang lain. Doa ini disebutkan oleh Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam kitab Risâlah al-Mustarsyidîn
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صَمْتِي فِكْراً وَنُطْقِي ذِكْراً
Allâhumma-j‘al shamtî fikran wa nuthqî dzikran
Artinya: “ Wahai Allah, jadikanlah diamku berpikir, dan bicaraku berdzikir.”
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
