Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Ferdy Sambo (Liputan6.com)
Dream - Keberadaan ponsel milik almarhum Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat kini mulai menemukan titik terang. Saat memberikan kesaksian di persidangan, ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer, mengatakan ada perintah untuk mengamankan barang-barangan Brigadir Jsepakan setelah penembakan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
" Seminggu kemudian Waktu mau diserahkan ke Propam Polda Jambi Yang Mulia," kata Adzan Romer saat menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 8 November 2022.
Menurut Adzan Romer, instruksi tersebut diberikan oleh Kakorspri, Kompol Chuck Putranto, yang meminta membawa barang-barang Brigadir J ke Biro Provost.
Hakim pun menanyakan keberadaan barang-barang Brigadir J yang diamankan tersebut saat diamankan. " Barang almarhum itu ada di mana?" tanya hakim
" Ada di kamar ADC di Saguling," jawab Adzan Romer.
Dia mengaku ditemani Bripka Ricky Rizal Wibowo masuk ke dalam kamar Brigadir J saat mengamankan barang-barang tersebut. " Saya dengan Bang Ricky, Yang Mulia," tutur dia.
Adzan pun merinci barang-barang Brigadir J yang diamankan, di antaranya adalah ponsel yang selama ini menjadi pertanyaan banyak pihak.
" Ada baju, celana, sepatu, terus tas, ada koper juga, handphone ada dalam tas, tas ADC," ujar Adzan.
Hakim pun mengejar Adzan Romer soal ponsel tersebut. Hakim ingin memperjelas berapa telepon genggam Brigadir J yang diamankan.
" Berapa buah handphone," ujar hakim.
" Dua," jawab Adzan Romer.
Selain itu, juga bertanya soal senjata Brigadir J yang turut diamankan. " Ada senjata (milik Brigadir J)?" hakim bertanya lagi.
" Tidak ada Yang Mulia," sahut Romer.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya