Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Temukan Dua Telur Misterius Berukuran Kecil Di Sofa.
Dream - Video menarik kisah seorang gadis yang berusaha keras untuk menyelamatkan serta menjaga dua biji telur misterius yang ditemukannya viral hingga ditonton hampir 14 juta kali!
Farizabonu Kadirova mengatakan dia tidak menyangka banyak yang menyoroti perkembangan telur yang ditemukan pada 27 Maret lalu.
" Banyak yang memberikan dukungan dan bermacam-macam ide bagaimana menjaga telur itu," kata gadis Malaysia kelahiran Uzbekistan itu.
Bahkan, gara-gara video tersebut viral, Farizabonu kini dikenal netizen sebagai 'egg girl' atau gadis telur.
Wanita berusia 31 tahun yang akrab dipanggil Bonya ini mengaku dia menemukan telur aneh yang tergeletak di atas sofa di dalam kamarnya.

Dilahirkan dalam keluarga yang penyayang binatang, Bonya yang kini menetap di Selangor tidak ragu membuat keputusan untuk menjaga dua telur itu.
" Saya rasa, sifat sayang hewan yang ada dalam diri saya ini datangnya dari ayah saya... sewaktu kecil dia selalu bawa pulang hewan dan kami memeliharanya.
" Saat masa kecil, saya punya banyak kucing, anjing, burung merak, burung kakak tua, hamster, kambing gurun dan seekor elang," kenang Bonya.
Burung itu patah sayapnya, sang ayah menemukannya saat mendaki gunung. Setelah dibawa pulang untuk dipelihara, burung elang itu sembuh dan dilepaskan kembali.
Menurut Bonya, orangtuanya juga sering memberi makan dan minum anjing liar. Orangtuanya bahkan membangun pondok kayu agar hewan-hewan itu bisa berlindung.
Sementara itu, untuk menjaga telur-telur misterius tersebut, Bonya membuat sebuah sarang kecil yang dilengkapi dengan lampu penghangat.

" Waktu ketemu telur itu saya perlihatkan pada anak perempuan saya, dia pun senang. Jadi kami buat keputusan untuk beri telur-telur itu 'peluang kedua'.

" Sayangnya kami tak punya incubator untuk telur. Jadi saya buatkan sarang kecil dengan lampu," tambahnya.
Bonya awalnya tidak tahu bagaimana caranya mengikuti perkembangan telur-telur misterius itu.
Namun anaknya menunjukkan video cara memeriksa telur dengan menggunakan lampu senter.

Penasaran Bonya pun mencoba teknik mengetahui perkembangan isi telur dengan teknik dalam video itu.
Bonya sangat senang saat melihat dua embrio dalam telur-telur itu bergerak-gerak. Tapi salah satu telur itu warnanya makin gelap, sementara satunya masih terang.
Dengan sabar, Bonya dan keluarga kecilnya menunggu telur-telur itu menetas. Sayangnya, saat memeriksa menggunakan senter, salah satu telur itu isinya sudah tidak bergerak-gerak.

Namun telur satunya masih aktif. Bonya bahkan bisa melihat ada bagian mirip ekor yang bergerak-gerak. Bonya pun berusaha agar telur tersebut tetap hidup.

Akhirnya, setelah tiga minggu di dalam sarang buatannya, telur misterius itu menetas. Namun dia kaget karena anak binatang dalam telur itu sudah menghilang, hanya meninggalkan cangkangnya.
Menurut Bonya, telur macam ini biasannya akan menetas setelah delapan minggu, jadi dia menunggu dengan sabar. Tapi ternyata telur itu menetas lebih awal!
Setiap hari Bonya akan memeriksa telur itu empat atau lima kali sehari. Jadi bayangkan betapa terkejutnya Bonya saat melihat telur menetas tapi tak ada isinya.

" Tapi setelah saya cari, isinya bersembunyi di rak. Ternyata itu adalah telur bengkarung," katanya.
Bengkarung adalah sebutan lain untuk kadal kebun. Biasanya disebut dengan kadal saja. Dalam bahasa Inggris, bengkarung disebut skink.
Menurut Bonya, dia akan menjaga bengkarung tersebut selama beberapa minggu sehingga dia cukup matang untuk dilepaskan.
" Saya tak bisa memeliharanya selamanya karena saya punya kucing. Kebetulan kucing saya punya kebiasaan berburu cicak.
" Saya takut satu hari nanti kucing saya akan menangkap 'cicak' saya," kata ibu dua anak ini.
Sumber: mStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya