Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ledakan Di GBK (Foto: Merdeka.com/Ronald Chaniago)
Dream - Acara nonton bareng Debat Capres Parkir Timur Senayan dikagetkan dengan ledakan keras yang tak jauh dari lokasi.
Ledakan terjadi sekitar pukul 20.15 WIB, Minggu 17 Februari 2019. Seorang saksi, Raja Ginting, mengatakan ledakan terdengar sangat keras.
" Ada asap hitam, kami sempat lari semua," kata Raja Ginting di lokasi kejadian, Minggu malam dikutip dari laman Merdeka.com
Sementara itu, usai ledakan terdengar, beberapa aparat kepolisian mencari asal muasal ledakan.
Terlihat kendaraan Brimob untuk menjinakan bom bergerak ke lokasi yang diduga menjadi asal ledakan.
Laporan: Ronald/Merdeka.com
Dream - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada capres nomor urut 01 Jokowi dalam sesi pemaparan visi dan misi debat kedua.
" Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi di bidang infrastruktur. Beliau telah bekerja keras," ujar Prabowo di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019.
Namun, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan strategi yang ditawarkannya lebih cepat dari kerja Jokowi.
" Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi di bidang infrastruktur. Beliau telah bekerja keras," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, solusi yang ditawarkannya, lebih cepat meraih cita-cita bangsa Indonesia.
" Namanya demokrasi, saya menawarkan suatu strategi yang akan lebih cepat membawa kemakmuran dan keadilan bagi rakyat Indonesia," imbuh dia.
Prabowo dalam pemaparan awalnya menyampaikan soal mewujudkan terciptanya ketahanan pangan, energi dan air.
Ia menyebut, PBB telah menyatakan tiga hal itu merupakan masalah yang menjadi tolok ukur keberhasilan suatu bangsa. " Kami akan menjamin pangan tersedia dalam harga terjangkau. Dan menjaga pundi-pundi kekayaan kita tidak lari ke luar negeri" .
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?