Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek Baik Hati (Facebook @Chef Bob)
Dream - Singapura pada dasarnya memiliki demografi yang sama seperti Indonesia. Ketika Idul Fitri tiba, warga negaranya hidup dalam keharmonisan walaupun berbeda etnis.
Akibat pandemi Covid-19 yang melanda Singapura, perayaan Idul Fitri bagi keluarga muslim juga berpengaruh. Meski begitu, tidak menyurutkan semangat kebersamaan di antara sesama warga.
Beberapa waktu lalu, koki selebriti asal Singapura, Chef Bob, mengunggah video yang menyentuh hati. Video itu memperlihatkan walaupun banyak keluarga Muslim yang harus merayakan Idul Fitri secara sederhana, masih banyak orang yang peduli tentang Hari Raya umat Islam, tak peduli mereka berasal dari etnis mana.
Video tersebut dimulai ketika tetangga Chef Bob menyerahkan tas kertas berisi sekotak cokelat untuk Hari Raya. Tetangga tersebut merupakan wanita berusia lanjut, beretnis Tionghoa dan merupakan non-Muslim.
Bob kemudian mengucapkan terima kasih banyak padanya dan meminta maaf tidak bisa mengajaknya masuk ke rumah untuk sekedar mampir.
" Terima kasih ah, Selamat Hari Raya. Maaf ah, saya tidak bisa membiarkan Anda masuk ke rumah hanya untuk minum sedikit air," ujar Chef Bob.
Wanita lansia yang memberikan sekotak cokelat itupun menjawab dengan senyuman.
" Tidak apa-apa. Kita bahkan tidak bisa berjabat tangan sekarang," ujar wanita tersebut.
Beberapa saat kemudian, setelah wanita lansia itu hendak kembali ke rumahnya, Chef Bob berteriak dengan lantang.
" Aunty, wo ai ni! Aku mencintaimu, terima kasih!," teriak Chef Bob.
Dalam uraian video, Chef Bob menjelaskan sejak dia pindah ke apartemennya, wanita tersebut selalu menghormati keluarganya. Dia tidak pernah lupa memberikan hadiah setiap Idul Fitri.
Selain itu, setiap kali dia ingin berdoa menurut agamanya, wanita itu akan meminta izin Bob untuk mendirikan mezbah di depan rumahnya dan membakar dupa. Rumah keduanya terletak berseberangan.
Chef Bob sangat bersyukur memiliki tetangga yang penuh perhatian.
" Masya Allah, aku benar-benar diberkati memiliki tetangga yang begitu baik. Dia telah mengajari saya arti kerendahan hati bukan dengan kata-kata tetapi dengan tindakannya,” tulis Chef Bob.
Ini jelas menjadi kisah yang sangat menyentuh dan dapat menginspirasi orang untuk memperlakukan tetangga mereka dengan lebih baik dan penuh toleransi.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya