Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Bangkai Buaya Dilempar Ke Dasar Lautan Dalam Hasilnya Mengejutkan.
Dream - Sebuah eksperimen memperlihatkan hasil yang sangat mengejutkan sekaligus mengerikan. Tiga bangkai buaya yang ditaruh di dasar laut, habis tak tersisa dimakan oleh makhluk laut lainnya.
Melalui video yang diunggah di Youtube LUMCON, bangkai buaya tersebut dilepas ke dasar laut. Para ilmuwan ingin melihat reaksi makhluk laut ketika mendapat sumber makanan yang asing bagi mereka.
Ternyata hasilnya sangat mengejutkan. Mereka menemukan bahwa reptil tersebut telah dimangsa hanya dalam beberapa hari saja oleh spesies cacing baru.
Dalam tayangan video tersebut dilaporkan bahwa buaya sering ditemukan mati di pantai atau di bibir pantai.

Karena tidak ingin bangkai buaya mencemari area pantai, para ilmuwan dari LUMCON mencoba memberikannya kepada hewan penghuni laut dalam.
Jadi, tim ilmuwan ingin mengetahui apakah buaya bisa menjadi sumber makanan baru bagi organisme yang hidup di dasar laut.
Terlihat dalam video berdurasi 5 menit 57 detik, bangkai buaya pertama dikelilingi oleh isopoda merah muda raksasa.

Hanya butuh waktu 24 jam saja, makhluk mirip monster-monster di film sains fiksi itu berhasil memakan semua daging bangkai buaya meski kulitnya tebal.
Isopoda merah muda tersebut sebenarnya punya sepupu di daratan yang disebut pill bug. Namun yang hidup di daratan ukurannya kecil.

Sedangkan yang hidup di dasar laut hampir menyerupai bola sepak jika mereka melingkarkan tubuhnya.
Kembali ke bangkai buaya. Ternyata bangkai buaya kedua butuh waktu sekitar 51 hari, dan hanya menyisakan tengkorak dan tulang belakang.

Untuk yang ketiga, hasil penelitian menemukan bahwa bangkai hilang dibawa oleh spesies yang tidak diketahui setelah diamati kembali delapan hari kemudian.

Ilmuwan dari LUMCON menceritakan bahwa tali yang digunakan untuk mengikat beban yang dihubungkan ke bangkai buaya itu telah putus.
Melihat berat bangkai dan kekuatan gigitan untuk memutuskan tali, para ilmuwan memperkirakan bahwa pelakunya kemungkinan hiu Greenland atau Bluntnose sixgill (Enam Insang).

Namun dari ekperimen ini para ilmuwan akhirnya menemukan spesies baru dan pertama yang ditemukan di Teluk Meksiko, yaitu cacing zombie dari keluarga Osedax.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya