Siram Batang Pohon Baru Terbakar, Nyawa 2 Ibu Petugas Kebersihan Nyaris Melayang

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 25 Oktober 2021 09:01
Siram Batang Pohon Baru Terbakar, Nyawa 2 Ibu Petugas Kebersihan Nyaris Melayang
Mereka beruntung masih bisa selamat.

Dream - Sejak pembatasan Covid-19 dicabut, banyak orang mengambil kesempatan untuk liburan ke sejumlah tempat. Mereka ingin merayakan kebebasan setelah terjebak di dalam rumah hampir dua tahun lamanya.

Meski begitu, tetap memperhatikan lingkungan perlu dilakukan. Jangan sampai aktivitas liburan menimbulkan kerugian bahkan bahaya bagi orang lain. 

Sebuah video viral di Facebook memperlihatkan seorang wanita hampir tertimpa pohon yang terbakar di Pantai Sepat, Kuantan, Malaysia. Kejadian ini diduga disebabkan oleh api dari pesta barbeque pengunjung pantai.

Dalam video tersebut terlihat dua orang petugas kebersihan sedang berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air ke kulit pohon. Orang yang merekam video tersebut mengungkapkan kekesalannya terhadap tindakan tidak bertanggung jawab pengunjung pantai.

 

1 dari 3 halaman

Silakan Piknik, Tapi Hati-hati

Dia pun memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak pernah menyalakan api di dekat pohon.

" Jika kamu ingin piknik maka lakukanlah, tetapi kamu tidak perlu menyalakan api di dekat pepohonan," kata pengambil gambar.

Tiba-tiba, pohon itu tumbang dan membuat terkejut tiga wanita tersebut. Mereka pun bersyukur bisa selamat.

Video tersebut membuat warganet gemas. Mereka beramai-ramai mengekspresikan kemarahan pada insiden yang terjadi karena individu yang tidak bertanggung jawab.

 

2 dari 3 halaman

Ramai Kecaman Warganet

Menurut salah satu pengguna Facebook, peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi. Masih banyak lagi pohon yang terbakar akibat ulah oknum tak bertanggung jawab yang berkunjung ke Pantai Sepat.

Dia menggambarkan orang-orang ini sebagai 'tidak berotak' dan mereka harus dihukum karena perbuatan egois mereka. Beberapa pengguna menyarankan memasang CCTV di sekitar hot spot untuk memudahkan pihak berwenang untuk mendeteksi pelaku.

" Ketika terkurung di rumah terlalu lama, orang-orang bahkan dapat meninggalkan otak mereka ketika mereka pergi," kata seorang pengguna.

Pengguna lain membagikan unggahan tersebut di grup Facebook, Family Camping Malaysia, mengungkapkan betapa marahnya dia sambil menasihati orang-orang untuk mencatat apa yang terjadi dalam video tersebut.

" Bayangkan jika anak-anak bermain di area itu dan itu terjadi selama waktu itu," tulis warganet, dikutip dari World of Buzz.

Laporan : Syifa Putri Naomi

3 dari 3 halaman

Ini Videonya

Beri Komentar