Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: CCTV/CRI/Weibo)
Dream - Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun secara ajaib selamat setelah melompat dari jendela lantai 10 sebuah apartemen di China pada hari Senin lalu.
Dia melompat sambil memegang payung karena ingin meniru sebuah adegan dalam film kartun yang dia tonton.
Insiden yang terjadi di Suzhou itu bermula dari film kartun yang menampilkan adegan terjun menggunakan payung sebagai parasut.
Karakter dalam film kartun itu mendarat dengan selamat setelah terjun dari ketinggian meski hanya memakai payung.
Rupanya bocah tersebut mendapat inspirasi dari film kartun itu dan mencoba untuk menirunya.
© Dream
Tentu saja apa yang terjadi di film kartun tidak mungkin sama seperti di dunia nyata. Bocah itu meluncur dengan kecepatan tinggi dari lantai 10 sebuah apartemen.
Beruntung sebuah kabel telepon berhasil memperlambat tubuhnya hingga tidak sampai menghancurkan tubuhnya ketika sampai di bawah.

Meski mengalami luka yang cukup serius, dokter yang melakukan operasi menyatakan bocah itu masih berumur panjang.
Video yang memperlihatkan ibu bocah itu pingsan saat melihat putranya tergeletak di lantai menjadi viral di media sosial China.
Televisi China juga menyiarkan berita tentang anak itu dengan menggambarkannya sebagai selamat dari maut secara ajaib.
(Sumber: thecoverage.my)
© Dream
Dream - Anak-anak di Indonesia pasti telah mengenal Boboiboy, serial animasi yang diimpor dari Negeri Jiran Malaysia.
Kini Boboiboy yang telah diangkat ke layar lebar menuai sukses besar dengan memperoleh pendapatan 3,5 juta ringgit (setara Rp 11 miliar). Angka ini diraih hanya dalam tempo lima hari tayang di bioskop-bioskop Malaysia.
Menurut direkturnya yang juga CEO Animonsta Studios, Nizam Razak, film ini memakan waktu lebih dua tahun dalam persiapannya dan melibatkan hampir 70 tenaga kerja kreatif.
Menurut Nizam, normalnya pembuatan film animasi membutuhkan waktu yang lama untuk siap tayang. Di luar negeri saja bisa memakan waktu hampir lima tahun.
" Menghasilkan film animasi tidak semudah yang dikira karena prosesnya sangat kompleks. Setiap tampilan yang dilihat pada layar digambar. Yan paling penting tidak boleh menggunakan visual yang sudah ada," katanya.
Nizam menambahkan film Boboiboy The Movie sepenuhnya selesai pada pertengahan Februari lalu sebelum mulai ditayangkan pada 3 Maret. (Ism)
© Dream
Dream - Karakter Upin dan Ipin dalam film animasi asal Malaysia menjadi populer di Indonesia. Dua bocah ini terkenal dengan tingkah kocak serta ungkapan khasnya: betul... betul... betul...
Karakter bocah kembar ini sangat mudah dikenali karena berkepala botak. Upin hanya memiliki sedikit rambut di tengah kepala. Sementara Ipin tak punya sama sekali.
Pemilihan karakter Upin dan Ipin ini ternyata tidak kebetulan. Kedua karakter ini dipilih karena alasan teknis. Termasuk membuat kepala Upin dan Ipin botak.
" Upin & Ipin dipilih karena alasan teknis," kata pendiri Les’ Copaque Production, rumah produksi pembuat " Upin & Ipin" , Burhanuddin Md Radzi, sebagaimana dikutip Dream dari The Star..
" Karena kembar dan tidak punya rambut, ini mempermudah aspek animasi. Membuat rambut merupakan proses animasi yang melelahkan," tambah dia.
Tidak mengherankan, Upin & Ipin merupakan karakter yang paling menarik bagi anak-anak. Karakter, bocah kembar berusia lima tahun yang telah kehilangan orangtua mereka, tinggal di kampung dengan kakak mereka, Ros, dan nenek dari pihak ibu, Opah, di sebuah rumah kayu.
Cerita-cerita di sekitar Upin dan Ipin ini merupakan petualangan lucu mereka di Kampung Durian Runtuh.
Film pertama, Geng: The Adventure Begins diluncurkan pada 2009 silam dan menuai sukses di Malaysia serta sejumlah negara. Sementara, Les’ Copaque, perusahaan yang membuat Upin & Ipin, akan meluncurkan Upin & Ipin The Movie pada 2016 mendatang. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya