Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Permainan bianglala yang biasa ada di pasar malam atau taman hiburan, seharusnya membawa kesenangan dan keseruan bagi pengunjung. Namun seorang lelaki di Kajang, Malaysia, malah berakhir tragis, tewas setelah terjatuh dari bianglala di sebuah pasar malam.
Dikutip dari laman World of Buzz, Senin 15 November 2021, Wakapolsek Kajang, Mohd Nasir Drahman, mengatakan, polisi menerima informasi mengenai kejadian kerusakan pada bianglala pada 12.05 tengah malam, Jumat 12 November 2021.
" Salah satu korban berusia 39 tahun dipastikan meninggal dunia oleh petugas medis yang tiba di lokasi kejadian. Korban lain berusia 30 tahun terluka," jelasnya dalam sebuah pernyataan.
Mohd Nasir mengatakan, jenazah korban dibawah ke Rumah Sakit Tuanku Muhriz Rektor (HCTM), Cheras, untuk dilakukan autopsi. Sementar korban luka lain, dibawa ke Rumah Sakit Kajang untuk menjalani perawatan.
Ia mengatakan, penyelidikan di lokasi tidak menemukan unsur pidana dan sejauh ini kasusnya tergolong kematian mendadak.
" Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kejadian tersebut apakah ada unsur kelalaian dari pihak pemilik pasar malam atau dari pihak korban sendiri," ujarnya.
Sumber: World of Buzz
Dream - Bocah empat tahun terjatuh dari ketinggian setara gedung dua lantai saat naik kemidi putar sebuah pasar malam di Hutan Melintang, Perak, Malaysia.
Menurut World Of Buzz, bocah perempuan bernama Zou Leying ini dengan semangat berlari meninggalkan ibunya untuk naik wahana kemidi putar.
Sayangnya, gadis kecil itu tanpa pengawasan siapapun. Belum lagi komidi putar tersebut sudah tak layak dinaiki karena lantai-lantainya telah rapuh
Ibunya, Chen Qiumei, dilaporkan baru sampai saat wahana tersebut sudah mulai dijalankan.
Ketika kincir raksasa itu mencapai puncak, tiba-tiba lantai yang menjadi pijakan Zou Leying tiba-tiba terbuka.
Akibatnya, bocah itu terhempas dan seketika jatuh ke tanah. Sang ibu yang melihat dengan mata kepalanya hanya terdiam, ia shock.
NST melaporkan bahwa sang paman, yang berusia 26 tahun, juga ada di sana melihat kejadian itu tepat di depan matanya.
" Roda Ferris berhenti bergerak tetapi keponakanku sudah setengah jalan melalui rotasi. Dia jatuh sebelum roda bisa diturunkan," ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa beberapa pengunjung pasar malam yang melihat kejadian itu berupaya untuk menangkap Zou Leying namun upaya mereka gagal.
Gadis itu kini tengah terbaring lemah di rumah sakit. Akibat insiden tersebut ia mengalami patah kaki berserta cedera pada wajah dan tangannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam