Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Umroh
Dream - Sahabat Dream, bukan hal aneh saat ini jika ada banyak orang pergi umroh berkali-kali. Bahkan ada yang setiap tahunnya melakukan perjalanan ke Tanah Suci.
Kalau memang profesinya adalah pemandu umroh, memang bukanlah masalah. Tetapi akan jadi masalah besar jika umroh yang dilakukan berkali-kali tersebut hanya untuk memuaskan batin saja.
Umroh itu justru menjadikannya semakin jauh dari sifat dermawan serta peduli pada lingkungan sekitar.
Misalnya, ada tetangga yang sakit, ada saudara yang berutang, ada keluarga yang kesulitan finansial malah tidak dibantu karena sibuk mengumpulkan uang untuk umroh sekeluarga. Sangat mungkin, kerinduannya untuk kembali datang ke Tanah Suci hanyalah tipu daya setan semata.
Jika tidak ingin terlena bujuk rayu setan, pastikan Anda yang mengerjakan umroh berkali-kali melakukan hal ini:
1. Sedekah pada kerabat dan tetangga
Coba introspeksi diri, seberapa banyak Anda membantu keuangan kerabat dan tetangga? Tak perlu sedekah pada panti asuhan lalu dipajang fotonya di sosmed. Jika tetangga dan kerabat Anda sendiri masih sering merasa kelaparan, sesungguhnya Anda sudah masuk kategori tidak beriman:
" Bukanlah orang yang beriman yang ia sendiri kenyang sedangkan tetangga (yang di sebelahnya) kelaparan." (HR Bukhori di dalam Al Adab Al Mufrad: 112, Baihaqiy berkata Asy Syaikh Al Albani: Shahih)
Apakah Allah mau menerima ibadah umroh yang kita lakukan berulang kali namun dengan mengabaikan tetangga dan kerabat? Wallaahualam, tapi rasanya tidak yaa...
Selanjutnya baca di sini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya