Usaha Pemerintah Bangkitkan Geliat Santri di Dunia Wirausaha

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 23 Oktober 2018 07:02
Usaha Pemerintah Bangkitkan Geliat Santri di Dunia Wirausaha
Sudah saatnya pesantren menjadi aktor penguatan ekonomi keumatan.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) menyelanggarakan Pesantren Business Challenge 2018. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ahmad Zayadi, mengatakan, antusiasme peserta pada acara ini.

Sebanyak 160 proposal dikirim peserta. Jumlah itu kemudian diseleksi menjadi 50 pesantren dengan potensi ekonomi dan pengembangan life skill yang potensial.

" Dari 50 pesantren diseleksi menjadi 12 pesantren yang kemudian mempresentasikan program-program ekonomi unggulnya masing-masing," terang Ahmad Zayadi, dikutip dari kemenag.go.id, Senin 22 Oktober 2018. Meski disaring, 50 pesantren terpilih akan mendapatkan bantuan pembinaan dari Kemenag.

Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, mengatakan, pesantren harus terus mengembangkan potensi ekonomi agar lebih mandiri. Menurut dia, sudah saatnya pesantren tidak bergantung kepada pemerintah. " Justru pesantren adalah aktor terbaik dalam penguatan ekonomi umat," ujar Amin.

Geliat bisnis di pondok pesantren sebelumnya telah disampaikan Presiden Joko Widodo saat Apel Akbar Hari Santri di Benteng Vastenburg, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Oktober 2018.

1 dari 1 halaman

Bank Wakaf Mikro

Dalam kesempatan itu Jokowi menyebut telah menguji coba Balai Latihan Kerja (BLK) di 33 pondok pesantren. Dia berharap kedepannya dapat menghadirkan 1.000 BLK di pondok-pondok pesantren di Tanah Air.

“ Lalu ini kita lihat bermanfaat dan bisa meningkatkan sumber daya manusia kita, tahun depannya Insya Allah kita lipat gandakan lagi, karena negara ini punya 28 ribu ponpes yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” kata Jokowi.

Berdasarkan hasil pengamatannya, Jokowi melihat adanya kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya, ada pondok pesantren yang membutuhkan BLK untuk pelatihan komputer, tetapi ada juga yang meminta pelatihan fesyen dan garmen.

“ Ya kita coba, kita lihat, kita evaluasi apakah cocok atau tidak, benar atau tidak, sehingga bisa meningkatkan skill dari para santri dan banyak hal lain yang telah kita coba sehingga nanti ada kesimpulan bahwa yang benar kita harus melakukan ini," kata dia

Selain BLK, Jokowi sebelumnya telah meluncurkan Bank Wakaf Mikro. Saat ini, kata Jokowi, Bank Wakaf Mikro baru diuji coba di 33 pondok pesantren.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham