BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Twitter/alfajri221810
Dream - Anak-anak usia sekolah dasar (SD) saat ini tengah gencar diberikan vaksin Covid-19 untuk mencapai herd immunity. Vaksin diberikan oleh petugas kesehatan yang mendatangi sekolah-sekolah, termasuk di pedalaman.
Seperti di kawasan tempat tinggal suku asli Baduy, Lebak, Banten. Akun Twitter @alfajri221810 mengunggah video anak suku Baduy luar yang sedang divaksin.
Saat jarum disuntikkan ke kulit, tak mampu menembusnya sama sekali. Kulit si anak seakan memiliki pelapis yang tak bisa dimasuki jarum.

Berkali-kali jarum disuntikkan, tak bisa menembus sama sekali. Si anak pun tampak santai saja tak merasa kesakitan sama sekali.
© Twitter/alfajri221810
" Dinas kesehatan provinsi Banten kesulitan saat suntik vaksin pada anak-anak suku Baduy luar karena banyak anak-anak yang dibekali ilmu kebal oleh kedua orangtuanya," tulis akun @alfajri221810. (mut)
Penasaran seperti apa videonya? Lihat saja unggahan berikut.
Dinas kesehatan provinsi Banten kesulitan saat suntik vaksin pada anak2 suku baduy luar karena banyak anak2 yg dibekali ilmu kebal oleh kedua orang tua nya 🤗🤗 pic.twitter.com/hN08LuHYlM
— AL (@alfajri221810)March 5, 2022
Dream - Seorang warga Pinrang, Sulawesi Selatan, Abdul Rahim, membuat pengakuan mengejutkan. Dia sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 16 kali.
" Saya telah melakukan suntikan 14 orang pengganti, saya disuntikkan 16 kali," ujar Rahim, dalam video pengakuan yang diunggah di akun Instagram @net2netnews.
Rahim mengaku menjadi joki vaksinasi. Dia dibayar untuk menggantikan orang yang tidak mau mengikuti vaksinasi.
" Upah yang diberikan kepada saya itu antara Rp100-800 ribu," kata dia.
Rahim saat ini berusia 49 tahun dan memiliki profesi sebagai buruh bangunan. Dia tercatat sebagai warga Kompleks Tiga Berlian, Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Watang Sawitto.
Terkait video pengakuan tersebut, Kapolres Pinrang, Ajun Komisaris Besar M Arief Sugihartono, menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Video tersebut masih dipelajari untuk menentukan benar tidaknya pengakuan Rahim.
" Kami masih pelajari dulu validitas pernyataan orang tersebut," kata dia.
Video tersebut mendapat komentar kocak dari warganet.
" Duta vaksin nh bapaknya,, ampuh banget masih sehat wal afiat..," tulis warganet.
" Varian omicron minggir dulu," tulis warganet.
" Covid langsung nyembah bapak ini," tulis warganet.
" Orang lain masih mbahas kapan dapat booster... Lah dia udah bolak balik dapat booster... Jadi sakti seperti hulk gak ya... ?" tulis warganet.
View this post on Instagram
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
