Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Instagram @kamerapengawas)
Dream - Kartu vaksin kini menjadi suatu yang berharga. Pasalnya, pemerintah mulai menerapkan beberapa kebijakan yang mengharuskan masyarakat memiliki kartu vaksin dalam berkegiatan.
Sayangnya, kebijakan ini tak didukung beberapa kalangan. Seperti ibu-ibu satu ini yang sedang menjadi perhatian warganet.
Belakangan, video seorang wanita paruh baya atau biasa disebut emak-emak, melempari sebuah armada angkutan mikrotrans Jak Lingko dengan batu.
" Ibu-Ibu ini stres ditanya surat vaksin malah ngelempar batu ke Pramudi dan nimpukin batu ke mobil," tulis keterangan video yang diunggah akun Instagram @kamerapengawas, dikutip Kamis 19 Agustus 2021.

Dalam keterangan disebutkan emak-emak itu marah sesaat setelah sopir angkutan menanyakan perihal sertifikat vaksin. Tak diketahui alasan pasti mengawa wanita itu mengamuk.
Saat ditegur, emak-emak itu semakin menjadi-jadi. Seorang penumpang lain pun ikut kesal dengan aksi emak-emak itu dan meminta sopir untuk tidak memperdulikan emak-emak itu.
" Tuh kan, biarin aja biarin pak awas nanti biar sama polisi aja," kata wanita dalam video.
Hingga Kamis, 19 Agustus 2021, belum diketahui di mana lokasi dari kejadian tersebut.
Namun setelah dibagikan unggahan itu, netizen langsung membanjiri kolom komentar. Banyak yang menyayangkan sikap dan aksi emak-emak itu.
" FYI : Ini Angkot JAKLINGKO di bawah manajemen TransJakarta , buat penguna / warga pemukiman di Jakarta , Tarif Rp NOL , bayar pake nge Tap kartu ( E Money ) , pas PPKM semua Jaringan di bawah TJ , naek harus sdh di vaksin...jadi ini bukan Angkot biasa," tulis @valle_ribbie46 menjelaskan.
" Bayar angkot biasa aj makanya klo gak mau di tanyain surat vaksin,udah miskin nyusahin orang pula," kata akun netizen.
" Gilak... Stress," sahut akun lainnya.
" pernah naik Jaklingko? Angkot gratis, tapi kudu ikutin aturan. Mau gak ditanya kartu vaksin ya naik angkot biasa aja, tapi bayar.," tutur seorang netizen membalas.
Seperti yang diketahui, salah satu aturan yang tertera dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3-4, kartu vaksin menjadi syarat utama bagi orang yang ingin melakukan perjalanan domestik.
Hal ini di paparkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsjar Panjaitan. Perjalanan domestik termasuk transportasi jarak jauh seperti pesawat, bus, dan kereta api.
Bahkan seluruh penyelenggara transportasi Jabodetabek jaringan JakLingko seperti MRT Jakarta, TransJakarta, LRT Jakarta, KAI Commuter dan Railink Bandara Soekarno-Hatta mewajibkan penumpang menunjukkan Surat Tanda Registrasi (STRP) dan kartu vaksin bagi penumpang.
" Setiap penumpang hanya diperbolehkan pekerja yang masuk sektor esensial dan memang diizinkan. Dia harus menunjukkan STRP dan dokumen lain di seluruh transportasi dari MRT, LRT, Commuter Line, TransJakarta dan angkutan mikrotrans (angkot)," kata Sekertaris Perusahaan JakLingko Ahmad Rizalmi.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya