Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Paus Terdampar (Foto: Shutterstock)
Dream - Beredar di media sosial foto paus raksaksa terdampar di Kupang. Banyak netizen yang percaya bahwa hewan mamalia tersebut yang menelan Nabi Yunus.
Salah satu akun yang menunggah foto paus Nun yang menelan Nabi Yunus terdampar di Kupang adalah Hapizah Nur. Begini narasi yang dia buat akun tersebut:
" *Sore tadi, Selasa 21 Juli 2020. Di pantai Nun Hila Kupang, Terdampar Seekor Ikan...*
*Disebut sebut ini Paus Jenis NUN, Yaitu Jenis Paus yang sempat Menelan Nabi Yunus a.s*"
Lalu, benarkah itu foto paus jenis Nun yang menelan Nabi Yunus dan terdampar di Kupang? Berikut penelusuran fakta yang dilansir dari Liputan6.com

Tim Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kebenaran informasi tersebut. Tim pun menemukan artikel yang sudah dimuat oleh Liputan6.com pada 22 Juli 2020 dengan judul: 'Ada Luka di Tubuh Paus Biru yang Ditemukan Mati di Pantai Nunhila Kupang'.
Dijelaskan dalam artikel tersebut, warga setempat menemukan bangkai paus yang terdampar di Pantai Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Selasa, 21 Juli 2020. Namun jenisnya bukan Nun, paus yang disebut Hapizah Nur sebagai mamalia yang menelan Nabi Yunus.
Dalam artikel Liputan6.com tersebut, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Timbul Batubara, mengatakan, paus yang terdampar itu merupakan paus biru.
Tim Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan artikel lain yang dimuat oleh detik dengan judul: '12 Ekor Paus Terdampar di Perairan NTT di Bulan Juli'.
Pada artikel tersebut, Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Ikram Sangadji, menjelaskan terdamparnya belasan paus itu terjadi secara alami, bukan diakibatkan adanya perburuan liar yang dilakukan manusia di tengah laut.
Perairan NTT, khususnya Laut Sawu memang merupakan lokasi berkumpulnya mamalia laut khususnya paus dari berbagai jenis karena memang lokasi itu merupakan tempat makan bagi para mamalia laut.
" Oleh karena itu terdamparnya paus-paus itu karena memang saat mencari makan mereka mengikuti arus yang membawa plankton-plankton, ke wilayah pesisir," ujarnya.
Dengan uraian tersebut, foto yang diunggah Hapizah Nur menganai paus Nun yang menelan Nabi Yunus terdampar di Kupang adalah informasi yang salah.
Faktanya, itu merupakan foto bangkai paus biru yang terdampar di Kupang.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya