Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Viral Video Pengemudi VW Kuning Seruduk Polisi Saat Tepergok di Pos Penyekatan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 10 Mei 2021 14:30
Viral Video Pengemudi VW Kuning Seruduk Polisi Saat Tepergok di Pos Penyekatan
Bukannya bersedia membuka kaca, pengendara itu justru berusaha tancap gas dan kabur.

Dream - Meski sudah ada pelarangan, para pemudik rupanya masih banyak yang nekat pulag ke kampung halamannya. Tak hanya pemotor, aksi coba-coba menerboso barikade petugas juga dilakukan para pengendara mobil.

Salah satunay dilakukan seorang pengemudi mobil Volkswagen (VW) Beetle berwarna kuning yang berusaha menerobos penyekatan pemudik dan tabrak polisi di depan Pos Polisi Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Ndorobeii, pengendara mobil awalnya dihalau petugas kepolisian untuk menepi ke pinggir jalan. Dalam video 36 detik itu, terlihat beberapa petugas meminta sopir membuka kaca untuk dimintai keterangan.

Bukannya menuruti permintaan petugas, pengendara itu justru berusaha tancap gas dan kabur. Seorang petugas lainnya kemudian sedikit menggebrak kaca untuk memberikan peringatan.

Upaya tegas petugas rupanya tak digubris si pengemudi yang masih berusaha kabur dengan melajukan kendaraannya. Ulah pelaku tersebut membuat salah seorang petugas kepolisian lain yang mencoba menghalau tertabrak hingga terpental ke jalanan.

1 dari 4 halaman

Masih Dalam Penyelidikan

Dilansir dari merdeka.com, Senin 10 Mei 2021, Kasatlantas Polres Klaten AKP Abipraya Guntur Sulastiasto saat dikonfirmasi melalu telepon maupun pesan WhatsApp belum memberikan respons.

Sementara Kasubbag Humas Polres Klaten, Iptu Nahrowi menyampaikan kasus tersebut baru akan dirilis hari ini. Saat disinggung apakah pengemudi VW kuning sudah tertangkap, Nahrowi enggan membeberkannya.

" Besok (hari ini) akan kami release," katanya.

 

2 dari 4 halaman
3 dari 4 halaman

Psikolog Bongkar Alasan Pengendara Moge Mendadak jadi Arogan Saat Touring

Dream – Pertengkaran yang melibatkan klub motor yang sedang melakukan touring sering kali terjadi di jalanan. Ketegangan pemotor dan pengguna jalan lain biasa dipicu kesalahpahaman dan tak jarang berujung kasus penganiayaan.

Kejadian ini sudah sering kali terjadi di Indonesia. Tak hanya pengendara motor besar, pertengkaran pemotor peserta touring juga biasa terjadi pada sepeda motor berkapasitas mesin kecil. 

Psikolog Kasandra Putranto menjelaskan ada dua alasan tingkat arogan seseorang pengendara motor bisa meningkat saat mengikuti touring bersama.

“ Ini penjelasan secara umum ya, ada dua kemungkinan pada kasus komunitas motor adalah karena identitas motor besar sebagai motor mahal dengan demikian menumbuhkan perasaan sebagai bagian dari komunitas kalangan atas yang diwakili harta dan jabatan (tahta), bahkan juga terkadang wanita,” katanya kepada Liputan6.com, dikutip pada Selasa 3 November 2020.

Alasan lain yang membuat arogan pemilik Moge jadi meningkat adalah jumlah peserta touring umumnya banyak jadi menimbulkan perasaan lebih berkuasa dibandingkan pengendara lain.

" Yang kedua adalah karena jumlah yang banyak dari anggota sehingga merasa lebih superior," kata Kasandra.

4 dari 4 halaman

Ini Penyebab Pengendara Mobil Mewah Arogan & Agresif di Jalan

Dream - Sebuah studi yang dilakukan Profesor Psikologi University of Helsinki’s Swedish School of Social Science, Jan-Erik Lonngvist, menunjukkan bahwa pengendara mobil mewah cenderung melanggar rambu-rambu lalu lintas dan bersikap agresif.

Dikutip dari World of Buzz, Jumat 7 Februari 2020, kajian yang terbit dalam Journal of International Psychology ini menyebut pemilik dan pengendara mobil mewah sembrono. 

Mereka termasuk pengguna jalan yang paling tidak memperhatikan aturan lalu lintas. Misalnya, ngebut, tidak meberikan lampu sein, cenderung mengemudi agresif.

Kajian ini berdasarkan pada asumsi kekayaan bisa merusak pola pikir seseorang, membentuk perilaku konsumtif, dan berperilaku tidak etis. Ditambahkan juga orang-orang yang menyukai mobil mewah adalah berkarakteristik narsisme dan ingin menonjolkan status sosial.

Jan Erik menilai pengemudi mobil mahal cenderung lebih rentan terhadap pelanggaran lalu lintas dan membuat mereka lebih sering memotong jalan pejalan kaki. Dikatakan juga pria pengemudi mobil mewah lebih ceroboh daripada yang wanita.

 

 

Beri Komentar