Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berbagai permasalahan kerap muncul dalam rumah tangga. Ada banyak faktor yang menyebabkan pertengkaran, hingga berujung kekerasan dalam rumah tangga, bahkan perceraian.
Pertengkaran di dalam rumah tangga juga tak melulu dialami oleh keluarga yang sudah bertahun-tahun menikah. Ketegangan bahkan bisa dialami oleh mereka yang baru saja membangun mahligai rumah tangga.
Seperti kisah keluarga di Kelurahan Air Mata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berikut ini. Meski baru menikah empat bulan, keluarga mereka sudah diwarnai keributan.
Keluarga yang mengalami cekcok itu adalah Farid Djawas dan Astuti Tawil. Pada 9 Mei 2020, Farid melaporkan wanita 39 tahun yang dia nikahi Januari lalu itu ke Polres Kupang Kota dengan tuduhan melakukan penganiayaan.
Pasangan suami istri ini tidak mau bermediasi. Polisi pun akhirnya menetapkan Astuti sebagai tersangka atas laporan tersebut.
Astuti disangkakan pasal 44 ayat (1) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Jaha, membenarkan kasus ini. Menurut dia, kasus itu dilaporkan suami tersangka pada bulan Mei lalu atau empat bulan setelah keduanya menikah.
" Ya, kita sudah mediasi tapi gagal. Istri pelapor sudah dinaikan statusnya jadi tersangka," katanya.
Sumber: Merdeka.com
Dream – Insiden mengerikan dialami seorang wanita berusia 24 tahun di Andhra Pradesh, India. Ia tewas setelah dibakar hidup-hidup oleh mantan kekasihnya. Alasannya sangat sepela. Wanita malang itu menolak kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasih.
Namun hal tragis juga dialami sang lelaki. Ia ikut tewas terbakar setelah wanita tersebut menariknya ke dalam kobaran api.
Korban bernama Chinnari adalah seorang perawat covid-19 di Kota Vijayawada. Ia dan mantan kekasihnya, G Nagabhushanam, telah menjalin hubungan selama empat tahun terakhir. Hubungan mereka harus kandas diawal tahun ini.
Nagabhushanam menolak untuk menerima perpisahan mereka. ia pun mulai menguntit dan melecehkan Chinnari. Membujuknya untuk kawin lari.
Karena tak tahan terus menerus diganggu, Chinnari dan orangtuanya pun melaporkan perbuatan Nagabhushanam ke polisi pada 5 Oktober.
Polisi pun memanggil pemuda berusia 25 tahun tersebut, untuk mendatangani surat perjanjian agar tidak mengganggu Chinnari lagi.
Betapa murkanya Nagabhushanam setelah mengetahui Chinnari masih berusaha untuk menolak ajakannya. Hingga pada 12 Oktober, ia mendatangi kediaman Chinnari dan langsung menyiram wanita itu dengan minyak tanah kemudian membakarnya hidup-hidup.
Korban pun tak ingin berdiam diri. Ia berlari memeluk Nagabhushanam. Sehingga membuat lelaki tersebut ikut terbakar.
Seketika korban tewas ditempat. Sementara Nagabhushanam mengalami 80 persen luka bakar. Namun tak lama kemudian ia pun tewas setelah dibawa ke rumah sakit umum pemerintah.
Peristiwa tragis ini pun masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian juga akan memeriksa apakah kematian Nagabhushanam akan dianggap sebagai bunuh diri atau tidak.
(Sumber: gulfnews.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam