Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Sumber: Nu.or.id)
Dream - Ada sebagian orang berpendapat bahwa cara yang paling benar ketika bangkit dari sujud dalam sholat adalah dengan mengepalkan tangan. Benarkah demikian? Bagaimana tata cara yang sebenarnya menurut Islam? Berikut ulasannya.
Disunahkan bagi orang yang sholat, ketika bangun atau bangkit dari sujud atau duduk untuk bertumpu di atas kedua tangannya.
Hal tersebut tentu saja mengacu pada praktik yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Di samping alasan lainnya yang lebih merupakan simbol ketawadlu'an dan lebih memudahkan orang yang sholat.
" Sunah untuk bertopang kepada kedua tangannya ketika bangun dari sujud dan duduk karena hal tersebut lebih tampak sebagai simbol ketawadlu’an, lebih bisa membantu orang yang sholat, dan karena telah dipraktikan oleh Rasulullah SAW sebagaimana ditetapkan dalam hadis sahih," (Lihat Muhammad Khathib asy-Syarbini, Mughnil Muhtaj ila Ma’rifati Alfazh al-Minhaj, Bairut-Dar al-Fikr, juz I, halaman 182).
Sedang kalangan yang berpendapat bahwa orang harus mengepalkan tangannya ketika bangkit dari sujud, mendasarkan pendapat mereka pada salah satu hadis.
" Ketika Rasulullah SAW bangkit dalam sholatnya Beliau meletakkan tangannya di atas tanah sebagaimana tukang adonan roti meletakan tangannya (al-'ajin)."
Tetapi persoalannya, menurut para ulama hadis ini bukan termasuk dalam kategori hadis sahih sehingga tidak bisa dijadikan dasar.
Selengkapnya baca di sini.
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya