Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Wanita Batalkan Tunangan Setelah Tahu Gaji Calon Suami Cuma Rp3,7 Juta
Dream - Acap kali postingan di media sosial yang bernada materialistis kerap dikritik habis-habisan oleh netizen yang 'maha benar'.
Namun kali ini berbeda. Sikap seorang wanita memutuskan ikatan pertunangan karena calon suaminya bergaji rendah justru didukung banyak pihak.
Seorang wanita membeberkan kisah cintanya dengan sang mantan kekasih menjadi viral di jagat maya sampai menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.
Kisah cinta wanita yang berasal dari Malaysia tersebut diketahui setelah dia mengungkapkannya melalui cuitan di jejaring media sosial Twitter.
Pada awalnya pemilik akun @localrkyt itu menanyakan kepada pengikutnya soal bagaimana bertanya penghasilan calon suami tanpa terlihat materialistis.
Sebab, kalau tanya langsung secara frontal, dia takut akan dicap sebagai wanita materialistis yang hanya memikirkan uang saat menikah nantinya.
" Bagaimana cara menanyakan gaji atau situasi keuangan pria tanpa terlihat materialistis, karena itu soal penting kan," tulis @localrkyt.
Wanita yang diduga berusia 35 tahun itu mengatakan sebelumnya sempat terkejut dan bimbang setelah tahu gaji calon suaminya itu cuma 1.100 ringgit (sekitar Rp3,7 juta).
Wanita itu mengaku tak sanggup apabila nantinya menikah dan kemudian hidup dengan gaji tunangannya yang hanya 1.100 ringgit.
" Saya yang salah. Sudah tunangan baru tanya, gaji dia ternyata cuma 1.100 ringgit. Tentu saja saya kecewa.
" Sebab bagaimana nanti hidup (berumah tangga) dengan gaji suami cuma sebanyak itu," ungkap wanita itu.
Tak sampai di situ saja, dia juga menyebut sempat meminta si tunangan untuk mencari pekerjaan sampingan agar mendapatkan penghasilan tambahan.
Namun, usulannya itu ditolak oleh sang tunangan. Merasa takkan sanggup hidup dengan gaji demikian, wanita itu akhirnya memutuskan pertunangannya.
" Saya mengatakan padanya untuk mencari penghasilan sampingan, tetapi dia punya banyak alasan dan akhirnya saya meminta putus. Settle!" lanjutnya.
Biasanya kelompok wanita yang akan mendukung pandangan wanita itu. Masalahnya, gaji suami yang rendah tidak mampu menutupi kehidupan dua orang.
Namun postingan yang dianggap materialistis oleh sebagian netizen itu justru mendapat dukungan dari kaum pria.
Keinginan wanita itu yang tidak ingin hidup sengsara saat menikah nanti dianggap sebagai hal yang rasional.
" Kepada kaum wanita, jadilah bijak seperti dia (wanita tersebut)."
" Kaum lelaki yang tersinggung dengan cuitan ini, kalian perlu menilai diri sendiri."
" Keputusan kamu sangat tepat. Memang betul susah senang bersama tapi dalam era sekarang, 1.100 ringgit memang tak cukup untuk menampung dua orang."
Sumber: mStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam