Wanita Cantik Cari Jodoh Selama 18 Tahun, Tetap Jomblo

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 26 Juni 2016 15:03
Wanita Cantik Cari Jodoh Selama 18 Tahun, Tetap Jomblo
DIa mencari jodoh sejak usia 25 tahun. Dia muda, cantik, dan pintar. Namu hinga usia 42 tahun tak dapat jodoh. Mengapa?

Dream - Muda, cantik, lincah, dan smart. Benar-benar kriteria wanita idaman lelaki. Bagi sebagian orang label ini menjadi modal berharga untuk mencari jodoh.

Tapi ternyata tidak buat Zheng Han Ting. Dengan sederet kriteria “ sempurna” itu, dia tak kunjung mendapat jodoh. Padahal sudah mencari lelaki untuk dijadikan pasangan hidup hampir 18 tahun.

Ya, 18 tahun silam, Han Ting memang seorang gadis idaman. Dia sosok yang cantik, pintar, dan muda. Pada 1998 itu, dia kembali ke Singapura setelah lulus setelah kuliah di Inggris.

Tapi, dia belum merasa lengkap, karena masih single. Sementara usianya kala itu sudah 25. Dia ingin mencari pasangan hidup. “ Muda dan single, aku siap bertemu seseorang,” kata Han Ting.

Maklum, selama tiga setengah tahun menuntut ilmu di Inggris pergaulannya terbatas. Sementara teman-temannya sudah pada pulang kampung dan menikah. “ Aku melewatkan akhir pekan sendirian.”

Tak betah juga akhirnya. Dia ingin mengubah hidup dengan mencari pasangan. Kala itu, mencari pasangan secara online. Maklum kala itu Frienster tengah ngetren.

“ Ini tidak murah, namun aku menganggapnya ini investasi yang sepadan,” kata Han Ting dikutip Dream dari Asia One. Untuk mencari pasangan lewat online ini, dia hari membayar sekitar Rp 600 ribu perbulan.

Tetapi.......

1 dari 4 halaman

Pilih-pilih

Han Ting merasa percaya diri. Dengan yakin dia mengunggah foto ke laman media sosialnya. Tak lupa dia memberi biodata singkat. Juga deskripsi lelaki yang dia inginkan.

“ Aku bisa pilih-pilih, dan setelah belajar di luar negeri, aku melihat diriku sebagai perempuan independen dan suka bepergian,” kata Han Ting.

Dia memilih lelaki yang berpikiran global. Terutama orang Amerika keturunan China. Dia juga menerapkan batasan, lelaki itu tak boleh lewat lima tahun lebih muda darinya.

“ Dia harus punya pendidikan bagus, minimal diploma,” ujar dia.

Dan Han Ting terbilang agresif. Dia tak segan mengirim pesan terlebih dahulu. Bertanya-tanya seputar hobi dan kehidupan lelaki yang ditemui di dunia maya.

“ Aku mendapat respons sebanyak 60 persen,” tutur Han Ting.

Dia juga menemui lelaki yang dia kenal di dunia maya itu. setidaknya 80 persen dari mereka. Tapi hasilnya tak maksimal. Di media sosial memang semangat, tapi tidak saat bertemu.

“ Jika bertemu, kami membuat janji kencan, tapi biasanya melempem,” tutur dia.

2 dari 4 halaman

Frustasi

Han Ting bertemu dengan lelaki yang mendekati kriteria. Pria San Francisco keturunan China. Mereka melakukan chatting selama enam bulan sebelum akhirnya bertemu saat Han Ting berlibur ke Meksiko.

Dia merasa sosok. Meski hidup terpisah bermiile-mile tak masalah. Sebab Han Ting bisa pindah kapan saja jika memang benar-benar jodoh.

“ Tapi di tengah jalan, dia bilang terus terang kepadaku, dia lebih memilih yang lebih langsing,” ujar Han Ting.

Sejak itu, mereka tak lagi kontak. Dan Han Ting bertemu dengan lelaki lain, dengan berbagai kriteria. Namun, dia merasa tak ada yang cocok dengan lelaki-lelaki yang dia temui itu.

“ Frustasi, aku memasang iklan di situs kencan Craigslist,” ujar dia. Di iklan itu dia mendiskripsikan diri tidak seperti waita Asia, tidak patuh, berkemauan keras, tidak egois, independen, dan tidak lemah lembut.

Dengan diskripsi itu, dia ingin, “ Jika Anda menerima tantangan selamat. Jika tidak, mohon jangan membuang waktu.”

3 dari 4 halaman

Cinta Tak Berbalas

Sangat mengejutkan. Iklan itu sukses. Seorang pemuda menerima tantangan Han Ting. Dia lelaki yang tiga tahun lebih muda. Kriteria ya hampir sama dengan keinginan Han Ting.

Sejak itu, selama dua bulan kemudian mereka saling mengunjungi. Bermain bersama, jalan-jalan, dan menonton film di bioskop bersama. Seperti orang pacaran pada umumnya.

Hubungan itu semakin kuat. Bahkan mereka sudah merumuskan tujuan hidup bersama. Hubungan itu benar-benar serius.

Namun sayang, hubungan itu kemudian bubar. Sang lelaki tak pernah nongol lagi. saat dikirimi pesan, tak pernah membalas. “ Aku sedih, tapi aku mundur untuk menjaga harga diri.”

4 dari 4 halaman

Online-Offline Tetap Jomblo

Han Ting bangkit. Dia meneruskan pencariannya di dunia maya. Sejumlah pria berhasil memikatnya. Salah satunya pria dari Detroit. Namun bukannya jodoh, lelaki itu kawin duluan.

“ Aku datang ke pernikahannya setahun kemudian.”

Dia terus berpetualang. Banyak karakter orang telah dia temui selama pencarian itu. Mulai yang baik hingga bejat. Namun tak kunjug dapat jodoh juga.

Kemudian, Han Ting mencoba cara lain. Datang ke acara-acara offline. Namun hasilnya sama saja. Belum juga dapat suami.

Sebenarnya, teman-temannya tak hanya diam. Turut mencarikan jodoh. Namun tak juga ada yang cocok.

Dia bahkan dijodohkan dengan anak lelaki teman orangtuanya. Namun ini malah menjadi hubungan yang membosankan. Tak ada kecocokan pula.

Hingga kini, Han Ting tetap sendiri. Jomblo. Lama berpetualang hingga tak terasa usianya sudah 42 tahun.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'