Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Jemur Daging Babi Seenaknya, Baju Baru Dicuci Auto Cokelat
Dream - Hidup bertetangga harus saling menghargai dan menghormati, apalagi jika tinggal di kompleks rumah susun.
Kondisi rumah sempit dengan tempat menjemur yang terbatas bisa menimbulkan masalah jika tak pandai mengaturnya.
Begitulah yang terjadi pada kompleks rumah susun di Blok 536 Jalan Bukit Batok 52, Singapura, berikut ini.
Shin Min Daily News melaporkan bahwa seorang warga penghuni rumah susun menggantung perut babi kecap di tempat yang biasa dipakai menjemur pakaian kering.
Tentu saja, perut babi yang berlumuran kecap dan bumbu lainnya itu langsung menimbulkan masalah bagi tetangga yang tinggal di area bawah.
Penghuni rumah yang menjemur perut babi kecap, yang hanya ingin dikenal sebagai Shui Shui, menjelaskan kronologisnya.
Dia bilang ibunya ingin memanfaatkan sinar matahari pada hari Minggu yang cerah untuk mengeringkan perut babi kecap.

Shui mengatakan ibunya membuat perut babi kecap buatan sendiri untuk merayakan Tahun Baru Imlek karena ingin merasakan masakan kampung halaman.
" Ibuku melihat matahari bersinar terang, jadi dia mengasinkan perut babi kecap dan menjemurnya di luar.
" Kami tidak tahu kalau tidak boleh melakukan ini, jadi kami melepas dagingnya segera setelah kami diberitahu," kata Shui.
Shui menambahkan dia sangat menyesal telah menyebabkan masalah bagi tetangganya, dan mengatakan tidak berniat menyinggung perasaan mereka.
Keluarga Shui berusaha untuk meminta maaf kepada penghuni rumah yang jemurannya ternoda oleh tetesan kecap. Tetapi tidak ada seorang pun di rumah tersebut.

Tetapi belakangan penghuni rumah yang jemurannya ternoda oleh perut babi kecap mengatakan menerima permintaan maaf dan tidak akan melanjutkan masalah tersebut.
" Tetangga telah menerima permintaan maaf saya, dan saya berjanji tidak akan melakukannya lagi," kata Shui dengan nada lega.
Shui mengaku sangat takut setelah kasusnya viral. Banyak netizen yang berkomentar jelek tentang keluarganya.
Dia menangis ketika diwawancarai dan mengatakan dia khawatir tentang keselamatan anaknya.
" Kami benar-benar minta maaf, kami tidak akan berani melakukan hal seperti itu lagi. Kami tidak tahu adat di sini. Kami hanya berharap masalah ini selesai," ujar Shui.
Kasus keringkan perut babi kecap di tempat untuk menjemur pakaian ini bermula ketika pemilik rumah yang cuciannya terkena kecap membuat postingan di Facebook.
Katanya, saat memeriksa cuciannya sekitar jam 9 pagi, dia menemukan pakaiannya kena noda cairan berwarna coklat.
Ketika menengok ke atas, ternyata dari perut babi yang dijemur di rak pengering pakaian dekat jendela dapur.

" Perut babi itu masih meneteskan kecap saat saya mengecek cucian. Pakaian saya yang baru dicuci semuanya ternoda dan harus dicuci lagi. Tiang bambu tempat menjemur juga penuh dengan kecap," ujarnya.
Dia mengatakan ini adalah pertama kalinya dia menghadapi masalah seperti ini dengan tetangganya selama 14 tahun tinggal di kompleks rusun tersebut.
Sumber: Mothership
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan