Makna Cinta Dalam Pandangan Para Ulama

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 2 Oktober 2018 20:00
Makna Cinta Dalam Pandangan Para Ulama
Hakikat cinta adalah mendekatkan pencinta kepada pujaan hatinya.

Dream - Cinta, satu kata yang kerap terdengar di sekeliling kita. Biasanya, kata ini merujuk pada sepasang lawan jenis yang sedang dimabuk asmara.

Berbagai kisah romantis kerap kita dengar. Tentang seorang gadis yang tidak bisa tidur lantaran selalu terbayang wajah pria pujaannya, dan sekian banyak cerita.

Tetapi, apakah cinta hanya melulu soal asmara?

Dikutip dari Harakah Islamiyah, para ulama punya pandangan masing-masing mengenai apa itu cinta. Imam Abu Al Qasim bin Hawazin Al Qusyairi Al Naisaburi Al Syafi'i dalam kitab Ar Risalah Al Qusyariyah merangkum sejumlah pendapat ulama mengenai cinta.

Para ulama menyebut cinta dengan istilah mahabbah. Artinya, kondisi dalam hati manusia yang muncul tanpa disengaja.

 

1 dari 1 halaman

Pandangan Ulama

Beberapa ulama tersebut seperti Abu Yazid Al Busthami. Al Busthami mendefinisikan cinta sebagai berikut.

" Menganggap sedikit sesuatu yang banyak yang berasal darimu, dan menganggap banyak hal yang sedikit yang berasal dari kekasihmu."

Pandangan ini menunjukkan cinta berarti memberi. Selalu memberi dan menganggap pemberiannya kepada pujaan hatinya sangat sedikit dan menilai pemberian pujaan hati sangatlah banyak.

Ulama lainnya yaitu Junaid Al Baghdadi.

" Masuknya sifat-sifat orang yang dicintai sebagai ganti dari sifat-sifat orang yang mencintai."

Al Baghdadi berpandangan cinta akan meleburkan sifat pujaan hati ke dalam hati orang yang mencintainya.

Al Syibli juga memiliki pandangan mengenai cinta.

" Cinta dinamakan dengan cinta karena cinta menghapuskan siapapun yang ada di dalam hati selain dari pada sang kekasih."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak